sergap TKP – SURABAYA
Kepala Satuan Reserse (Kasat) Narkoba Polrestabes Surabaya membenarkan penangkapan Syukur (41), warga Jalan Bromo, Bangkalan, Madura yang merupakan Direktur Madura Coruption Watch (MCW) dalam pemeriksaan 3 penghuni kost yang terjaring razia gabungan narkoba pada Rabu (26/7/2017) lalu.
Ia menerangkan bahwa yang bersangkutan positif Amvhetamin, metavhetamin dan Benzo. Kepada petugas Syukur mengaku ia merupakan pengguna aktif narkoba. “Syukur ini mengaku aktif mengonsumsi narkoba dan obat penenang,” terang Roni Faisal, Kamis (27/7/2017).
Kendati demikian, saat ini pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap Syukur serta dua tersangka lain yang terjaring razia gabungan. “Ketiganya tidak ditahan. Tapi kami lakukan asesmen dan direhabiltasi sesuai koordinasi kami dengan BNN Kota Surabaya,” papar Kasat Narkoba.
Kasat juga membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) anti korupsi. “Benar, dia merupakan direktur LSM anti korupsi di MCW,” ujar AKBP Roni Faisal.
Syukur sendiri merupakan salah satu penggiat anti narkoba yang namanya sempat mencuat pasca penangkapan Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada akhir tahun 2014 lalu.






