sergap TKP – SURABAYA
Aksi bentrok yang kembali terjadi antara oknum supporter kesebelasan Persebaya atau yang kerap disebut Bonek dengan oknum pesilat Persaudaraan Setia Hari Terate (PSHT) di Balongsari, Surabaya membuat Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal kembali berupaya mendamaikan kedua belah pihak yang paling berseteru.
“Bentrokan minggu lalu (30/9) itu dilakukan oleh oknum dari supporter bola dan pendekar dari PSHT sampai jatuh korban meninggal dua orang. Sekarang pelaku sudah kami tangkap dan perwakilan dari Bonek dan PSHT sepakat untuk berdamai dan tidak akan memperpanjang masalah,” kata Kapolrestabes di Mapolrestabes Surabaya, (5/10/2017).
Lebih lanjut perwira dengan tiga melati dipundaknya tersebut menjelaskan kedua pelaku yang ditangkap berinisial MJ dan MS akan tetap diproses hukum oleh Polrestabes Surabaya. “Kasus hukumnya akan kami tangani. Bukti berupa bambu, batu, dan kaos yang dikenakan tersangka sudah ada beserta rekaman foto dan video,” tuturnya.
Sedangkan untuk bekas noda darah yang ada di barang bukti bambu telah dicocokan dan ternyata cocok dengan sample darah milik korban. Selain itu bukti rekaman yang menunjukan aksi kedua pelaku juga menunjukan adanya kesamaan dengan barang bukti pakaian milik keduanya hal tersebut juga semakin diperkuat dengan kesaksian keduanya.
Iqbal hal ini merupakan keberhasilan dari aparat jajaran Sat Reskrim Polrestabes Surabaya yang dikomandoi oleh AKBP Leonard M. Sinambela. “Usai kejadian, Kasat Reskrim saya perintah bentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini dan sekarang dua tersangka sudah kami amankan,” ucap mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut.