Empat Koordinator Tour Jihad Diperiksa Polda Jatim

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Sebanyak empat orang koordinator Tour Jihad ke Jakarta berinisial R, C, P, dan M hari ini menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim.

Empat orang tersebut diperiksa lantaran mengadakan tour jihad ke Jakarta yang diikuti sekitar 38 peserta yang masing masing telah melakukan pembayaran kegiatan tersebut.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan keempatnya saat ini tengah menjalani pemeriksaan sedangkan seorang lainnya berinisial A masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengalami sakit. “Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan oleh penyidik Polda Jatim,” ujarnya, Senin (20/5/2019).

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan tour jihad ini sudah dilakukan secara terorganisir dengan adanya pihak yang berperan sebagai bendahara, mencari kendaraan, dan menjalankan media sosial (Medsos). “Jadi memang tour jihad ini sangat terorganisir sekali,” imbuh Luki Hermawan.

Kendati telah mengamankan sejumlah pihak yang berperan sebagai koordinator kegiatan tersebut, pihaknya mengaku masih akan menyelidiki kembali terkait aktor intelektual biro perjalanan Tour Jihad tersebut. Mengingat biro perjalanan ini terorganisir secara rapi.

Sementara itu, pihak koordinator Tour Jihat sebelumnya telah menjelaskan perjalanan tersebut beragendakan mengajak emak emak belanja di Tanah Abang dilanjutkan beribadah di Masjid Istiqal Jakarta. Tidak hanya itu mereka juga membantah akan ikut aksi demo 22 Mei.

Untuk itu pihak Polda Jatim telah meminta maaf. Namun pihaknya tetap akan memeriksa keempat koordinator Tour Jihad tersebut. “Jadi saat ini masih kami periksa dan belum kami tetapkan tersangka,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, jenderal polisi dengan dua bintang dipundaknya mengungkapkan bahwa pihaknya tetap dapat menetapkan kelima koordinator tersebut sebagai tersangka dengan menerapkan Pasal 160 KUHP dan Pasal 161 Jo Pasal 53 KUHP tentang menghasut orang lain. “Ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.