Polda Jatim Pertebal Keamanan

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Kepolisan Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) melakukan penebalan pengamanan di sejumlah titik bersamaan dengan sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan penebalan pengamanan tersebut salah satunya dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Perwira polisi dengan tiga melati dipundak tersebut menyebut pengamanan tersebut dilakukan sebab pihaknya menerima info bahwa akan dilakukan demonstrasi disana.

Namun sampai waktu yang dijadwalkan demonstrasi tak kunjung ada. “Mereka mau demo di grahadi tapi tidak jadi,” ujar Barung di Surabaya, Jumat (14/6/2019).

Lebih lanjut, Barung mengungkapkan bahwa kondisi di Jatim khususnya Kota Surabaya terpantau cukup kondusif. Ini menurutnya menunjukan bahwa masyarakat Jatim tidak mudah terprovokasi.

“Masyarakat Jawa Timur itu masyarakat imun, tidak mudah diprovokasi, tidak mudah melakukan kerusuhan, dan tidak mudah untuk termakan yang namanya propaganda,” ungkapnya.

Akan tetapi pihaknya tetap melalukan antisipasi dengan menyiagakan sejumlah pasukan di beberapa titik. “Langkahnya ya sudah kita lakukan penyiapan pasukan Polri dan TNI sekarang sudah stand by di Grahadi, di Polrestabes dan Polda. Kalau ada apa-apa di Jatim kita akan bergerak,” pungkasnya.