sergap TKP – TABANAN
Setelah sebelumnya sempat dikabarkan hilang, Yanto (33) akhirnya ditemukan tewas tenggelam di Bendungan Telaga Tunjung, Desa Pesagi, Kecamatan Penebel, Tabanan. Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 08.00 Wita.
Kapolsek Penebel, AKP Bambang Gede Artha mengungkapkan, korban memang murni tenggelam. Hanya saja, sebelum ia tenggelam sempat minum miras sama rekannya dan adiknya sembari memancing.
“Korban diduga mabuk minuman keras (miras) jenis arak kemudian terjatuh ke bendungan dan tenggelam,”kata AKP Bambang Gede Artha. Minggu (4/8/2019).
Informasi yang didapat sergap TKP, Sebelum ditemukan tewas tenggelam, korban (Yanto) bersama temannya (Bayu Kurniawan), dan adiknya (Haris Kurniadi) datang ke bendungan hendak memancing, Sabtu (3/8/2019) malam.
Sebelum tiba di bendungan, mereka sudah mempersiapkan minuman dengan membeli arak di sebuah warung di Desa Sesandan.
Sembari memancing, mereka kemudian meneguk arak bersama-sama.
Karena mengantuk, sekitar pukul 02.00 Wita, teman dan adik korban kemudian pulang ke kontrakannya di Desa Buruan, Kecamatan Penebel, Tabanan. Sementara korban, ketika hendak diajak pulang, menolak dan memilih tetap tinggal di bendungan.
“Korban saat itu sudah dapat ikan, ikan nila sekitar lima ikan,” ujar Bayu.
Tapi, kata Bayu, karena hingga pagi tak kunjung pulang, kami langsung mencari ke lokasi ternyata tidak ada. Kami juga sempat mencari-cari tapi tak ketemu, hingga akhirnya dicari dengan pancing di bendungan dan tersangkut jaketnya.
“Korban ditemukan dengan menggunakan pancing, kemudian ditarik hingga ke daratan. Kondisinya sudah kaku dan mengeluarkan cairan seperti muntahan dari mulut korban.” ujar AKP Bambang.
Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, Jasad korban kemudian evakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.






