sergap TKP – SURABAYA
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Luki Hermawan hari ini, Senin (21/10/2019) memimpin serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda Jatim yang sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol Toni Harmanto, kini digantikan oleh Brigjen Pol Djamaludin.
Irjen Pol Toni Harmanto yang sebelumnya berpangkat Brigjen mendapatkan promosi kenaikan pangkat menjadi bintang dua (Irjen Pol) dalam jabatan barunya sebagai Widyaswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.
“Hari ini baru bisa dilaksanakan serah terima Pak Toni yang mendapatkan posisi baru promosi dan mendapatkan bintang dan sudah merambah bintang dua,” ujar Kapolda usai sertijab di Mapolda Jatim, Surabaya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jatim juga menyampaikan bahwa sertijab ini tidak seusai dengan jadwal yang ditentukan karena adanya acara Pelantikan Presiden yang membuat seluruh Polres jajaran diwajibkan siaga menjaga masing-masing daerah.
“Ini juga sebetulnya agak tertunda dibanding dengan teman-temannya yang lain, karena kebetulan rencana yang sudah kamu susun ternyata ada siaga satu sehingga kami tidak bisa mengundang para Kapolres jajaran,” jelas Luki Hermawan.
Luki juga menyebut Wakapolda Brigjen Pol Djamaludin yang sebelumnya menjabat sebagai Karorenmin Lemdiklat Polri ini merupakan polisi berpengalaman yang dulu sempat bertugas di Jatim selama 13 tahun.
“Brigjen Djamaludin ini orang yang tidak asing bagi Jawa Timur karena Wakapolda yang ini memang lama di Jawa Timur, dari awal pendidikan dia sudah di Jatim kalau tidak salah 13 tahun, ini akan memudahkan,” jelas Luki.
Sejumlah jabatan strategis sempat dijabat oleh Djamaludin seperti menjadi Kapolres Pamekasan, Malang, dan Kepanjen. “Pernah menjadi karo SDM, pernah menjadi Irwasda di sini dan cukup lama sehingga kami akan lebih mudah untuk bekerja sama nantinya,” ungkap Luki.
Sementara itu Irjen Pol Toni Harmanto mengaku mendapatkan kesan yang cukup mendalam selama berada di Jatim. Ia pun berharap Brigjen Pol Djamaludin mampu menggantikan perannya, terkhusus pada pemberantasan narkotika.
“Kesannya luar biasa Polda Jawa Timur guyub rukun dan anggota-anggotanya luar biasa. Masalah-masalah yang terjadi, kasus yang menjadi masalah isu publik termasuk kasus narkoba yang sejak saya masuk. Semoga ini bisa terus dilanjutkan oleh pejabat baru,” harapnya.






