sergap TKP – SURABAYA
Hampir satu bulan, sejak dilantik sebagai Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Teddy Candra memerintahkan anggotanya untuk lebih maksimal dalam menjalankan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Bahkan perwira menengah Polri dengan satu melati dipundaknya tersebut juga mengedepankan program unggulan 5S yang ditekankan kepada anggota untuk diaplikasikan di lapangan.
“5S itu adalah senyum, sapa, salam, sopan dan santun. Jadi 5S ini harus dilaksanakan anggota Satlantas Polrestabes Surabaya beserta jajaran,” ujar Kompol Teddy Candra di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (1/11).
Mantan Kasubbid Provos Bidpropam Polda Jatim ini menjelaskan bahwa 5S merupakan wujud pelayanan prima Polri terhadap masyarakat, sebagai pengayom masyarakat khususnya terkait pelayanan lalu lintas.
Dengan pendekatan 5S ini dirinya berharap seluruh anggota untuk mengedepankan pendekatan humanis. Sehingga sosialisasi tertib lalu lintas kepada masyarakat akan lebih mudah dipahami dan diterapkan di kehidupan sehari-hari.
Hal ini dapat diterapkan dalam penindakan, sehingga nantinya oleh petugas akan dijelaskan apa saja poin-poin pelanggaran yang dilakukan oleh si pengendara dan pasal apa yang dilanggar sehingga masyarakat akan semakin sadar dan tahu tata tertib apa yang telah dilanggar.
“5S ini juga dilakukan saat penindakan. Jadi petugas di lapangan akan menjelaskan secara rinci poin-poin apa saja yang dilanggar oleh si pengendara. Serta menjelaskan Pasal apa saja yang telah dilanggar. Tentunya dengan senyum, sapa, salam, sopan dan santun,” jelasnya.
Ditanya terkait kesulitan apa yang dialami selama menjabat sebagai Kasat Lantas, Pria kelahiran Tanjung Karang, Lampung ini mengaku tidak mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas barunya tersebut.
Bahkan ia mengaku sangat mengapresiasi tingkat kesadaran warga Kota Surabaya dalam berlalulintas. Bahkan tingkat kesadaran masyarakat Surabaya dapat di jadikan barometer percontohan.
“Surabaya ini lalu lintasnya bisa dikatakan sebagai barometer dibandingkan daerah lain. Kesdaran masyarakatnya sudah bagus dan sudah tertib. Sehingga turut menciptakan kamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),” tandasnya.







