Aparat Gabungan Tangkap Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Internasional

oleh -

sergap TKP – MEDAN

Aparat gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berhasil mengungkap dan menangkap sembilan anggota sindikat pengedar narkoba jaringan Internasional.

Kesembilan pelaku yang salah satunya tewas setelah mobil yang dikendarainya menabrak pohon itu, ditangkap di Aceh dan Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut).

Deputi Pemberantasan Narkoba BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan, Salah seorang pelaku yang tewas bernama Aflah, Aflah tewas setelah mobil yang dikendarainya menabrak pohon. Tersangka ini melarikan diri bersama istrinya saat ditangkap.

“Aflah mengalami luka di bagian kepala akibat benturan. Sedangkan istrinya terkena tembakan di bagian punggung. Pengungkapan kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut,” kata Irjen Pol Arman Depari, Minggu, (16/2/2020) malam.

Menurut Depari, operasi penangkapan terhadap sindikat narkoba jaringan Malaysia, Aceh dan Sumut tersebut, dilaksanakan petugas sejak, Kamis (14/2/2020).  Penangkapan pertama di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

“Narkoba ini dipasok oleh sindikat narkoba ini dari Malaysia dengan menggunakan jalur laut. Petugas kita langsung turun melakukan penyergapan ketika mendapatkan laporan penyelundupan narkoba tersebut,” ujar Irjen Pol Arman Depari.

Selain mengamankan para pelaku, dari pengungkapan kasus tersebut petugas juga menyita barang bukti narkoba jenis sabu – sabu seberat 33,9 kilogram (kg) dan 2.000 butir pil ekstasi.

“Jumlah tersangka meliputi, 5 orang tersangka dengan barang bukti sabu 18,9 kilogram ditangkap di Aceh dan 4 tersangka lainnya dengan barang bukti sabu-sabu seberat 15 kg diringkus di Tanjung Balai,” terang Irjen Pol Arman Depari.