Buat Dokumen Palsu Untuk Pilkada Warga Blitar Ditangkap Polda Jatim

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Seorang pria berinisial AS warga asal Blitar ditangkap aparat Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur lantaran membuat dokumen identitas palsu seperti E-KTP, akta kelahiran, kartu keluarga (KK) sampai dengan.

Yang bersangkutan diamankan petugas berikut barang bukti dokumen palsu yang telah berhasil dibuat, puluhan stempel, laptop, dan printer.

“Dia memasukkan dokumen dari level tingkat bawah dari desa dan kelurahan yaitu surat-surat mulai dari KK, akta kelahiran, KTP, keterangan domisili yang mana ini akan digunakan untuk kepentingan Pemilukada, Pilkades dan paspor,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Senin (17/2/2020).

Luki Hermawan juga mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini juga sekaligus upaya dari pihaknya untuk mengamankan jalannya Pilkada serentak 2020 di Jatim yang aman, jujur dan damai.

Sebab menurutnya kasus kali ini memiliki jaringan pemesan yang cukup luas bahkan sampai ke antar pulau antar provinsi seperti ke Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Maluku.

Pihaknya juga akan menggandeng Dispendukcapil, Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu agar proses berjalan dengan jujur. “Kita ketahui bersama ada 270 Pilkada di seluruh Indonesia tidak menutup kemungkinan modus pemalsuan dokumen ini akan menjadi marak dan digunakan terutama untuk kepentingan nanti pencoblosan,” jelasnya.

Jenderal bintang dua itu mengungkapkan bahwa dari keterangan tersangka, kegiatan itu baru dilakukan dalam waktu tujuh bulan. Keuntungannya sendiri mencapai Rp1 miliar dari 500 pesanan dengan estimasi Rp 2 juta untuk setiap pemesannya.

“Baru tujuh bulan tapi ini cukup besar ya untuk tersangka ini mendapatkan keuntungan sehingga sampai Rp1 miliar,” pungkasnya.