Gagal Jemput Anak Kiai Jombang Yang Diduga Cabuli Santriwati, Polisi Sebut Terhalang Sejumlah Pihak

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Pihak kepolisian telah melakukan upaya jemput paksa terhadap MSA, anak salah seorang kiai di Jombang yang diduga telah mencabuli santriwatinya sendiri pada Sabtu (15/2/2020) lalu.

Dikatakan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan usaha pihak kepolisian tersebut gagal lantaran terdapat sejumlah pihak yang berusaha menghalangi dan sengaja hal ini menjadi keruh.

“Kami juga telah mengimbau melalui tokoh-tokoh agama yang ada untuk mengajak yang bersangkutan datang ke Polda Jatim namun ini ada pihak-pihak lain yang sengaja membuat keruh,” kata Luki di Mapolda Jatim Surabaya, Senin (17/2/2020).

Jenderal bintang dua ini juga menyebut bahwa telah tersebar sejumlah hoax yang menyebut bahwa pihak kepolisian melakukan kekerasan dalam upaya penangkapan terhadap MSA.

“Terkait kasus di Jombang ini di media sosial banyak hoax yang bermunculan. Jadi kami terkait ini, Polri, penyidik dari Krimum sudah memeriksa saksi-saksi semuanya dan disitu tinggal kami melakukan upaya pada MSA,” paparnya.

Kendati belum berhasil menjemput paksa MSA pihaknya menyebut upaya yang telah pihaknya lakukan tidak lain adalah untuk menjaga kondusifitas, kendati ada oknum di pesantren yang sengaja menghalangi.

“Kami akan berusaha mengajak tokoh-tokoh agama, Forkopimda lainnya untuk mengajak Karena saya rasa yang bersangkutan merupakan orang yang saya rasa berpendidikan dan tahu tentang hukum jadi kita sangat berharap yang bersangkutan akan mendatangi Polda,” tandasnya.