Kedapatan Membawa Alat Isap Sabu, Dua Pria Berurusan Dengan Polisi

oleh -

sergap TKP – JAKARTA SELATAN

Dua pria bernama Jhony Tanihatu (45) dan James Pentury (41), terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian lantaran diduga kedapatan membawa timbangan digital dan alat isap sabu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono menjelaskan, kedua pelaku diamankan oleh penjaga yang mencurigai gerak-gerik mereka saat akan masuk ke dalam Mapolres Metro Jakarta Selatan .

“Mereka ditangkap pada hari minggu (16/2) malam sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Kombes Pol Budi kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Menurut Kapolres, penangkapan keduannya bermula dari kecurigaan petugas jaga yang mengetahui gerak gerik keduanya yang mencurigakan saat melakukan penjagaan. Lantaran curiga, sesuai SOP petugas penjagaan kemudian melakukan penggeledahan badan terhadap mereka dan ditemukan barang bukti.

“Selanjutnya tersangka diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut di Subnit III Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan,” ujar Kombes Pol Budi.

Setelah diamankan, untuk pengembangan penyelidikan dan penyidikan keduanya kemudian dibawa ke tempat tinggal keduanya, Saat di tempat tinggal keduanya, polisi tidak menemukan adanya barang bukti narkoba.

“Di TKP pertama di rumah James Pentury di Kramat VIII, Kenari, Jakarta Pusat, tidak ditemukan narkoba jenis apapun, hanya ditemukan pipet kaca alat isap sabu. Dan di TKP kedua di rumah Johny Tanihatu di Jalan Swasembada Barat, Tanjung Priok, Jakarta utara, setelah dilakukan penggeledahan rumah juga tidak ditemukan narkoba jenis apapun,” jelasnya.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya akhirnya juga diketahui positif pengguna narkoba jenis methapethamin.

Atas perbuatannya, keduanya terancam disangkakan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.