Petugas Lapas Kelas II A Banceuy Bandung Gagalkan Penyelundupan Sabu Dan Ekstasi

oleh -

sergap TKP – BANDUNG

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banceuy Bandung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 30 gram sabu-sabu dan 31 butir ekstasi.

Selain barang haram tersebut, petugas juga menemukan sejumlah telepon seluler (ponsel) beserta 17 charger, 21 headset dan 40 kartu perdana.

Kalapas Banceuy Tri Saptono Sambudji mengatakan, Barang-barang terlarang tersebut diamankan dari tangan tersangka pelaku berinisial IM. Tersangka IM sengaja menyimpan barang-barang pesanan di tempat penampungan sementara (TPS) di dalam lapas.

“Tersangka IM sehari-hari bertugas mengangkut sampah di dalam lapas. Sabu, ekstasi, dan ponsel dibawa IM menggunakan mobil kebersihan lalu disimpan di tong sampah,” kata Tri Saptono Sambudji di Lapas Banceuy Bandung, Selasa (18/2/2020).

Kalapas menjelaskan, Barang-barang ini merupakan pesanan dari warga binaan atau narapidana yang ada di dalam (Lapas Banceuy). Kedua napi yang memesan ponsel dan sabu tersebut adalah Dadang Kurniadi, napi kasus narkoba dengan vonis 6 tahun penjara dan Ahmad Santosa, napi kasus pemalsuan uang dengan vonis 5,5 tahun bui.

“Pemesan narkoba ini berinisial DK (Dadang Kurniadi). Sedangkan ponsel dipesan oleh AS (Ahmad Santosa). Mereka kami serahkan ke aparat hukum untuk diproses hukum lebih lanjut. Sementara sanksi di sini (Dadang Kurniadi dan Ahmad Santosa) kami pindahkan ke sel isolasi,” terang Tri Saptono.