Polrestabes Surabaya Tembak Mati Bandar Narkoba Jaringan Malaysia-Madura

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya terpaksa menembak mati seorang bandar narkotika usai yang bersangkutan berusaha menyerang petugas saat hendak diamankan.

Bandar narkotika jaringan Malaysia-Madura yang ditembak mati tersebut diketahui Mustofa Ali Al Faris (24). Selain itu petugas juga turut mengamankan seorang kurir bernama Acong berikut barang bukti 25 kilogram sabu-sabu dan puluhan ekstasi sudah diamankan.

“Tersangka MAA (Mustofa Ali Al Faris) ketika ditangkap di daerah Jambangan  berupaya untuk melawan petugas dan kita tindak tegas untuk memastikan petugas di lapangan aman dan merupakan konsekuensi dan perintah saya kepada seluruh anggota, apabila ada pelaku yang membahayakan petugas,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho di depan Kamar Mayat RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Sabtu (15/2/2020).

Dari tangan Mustofa sendiri pihaknya turut menyita 1 kg sabu serta 1000 butir pil ekstasi. Saat ini petugas terus melakukan pengembang karena tidak menuntup kemungkinan jaringan ini masih berhubungan dengan jaringan narkoba lain.

Untuk modusnya sendiri adalah memasukkan narkoba dikantong klip zip lock untuk mengelabui petugas dan memperkecil jumlah narkoba. “Untuk wilayah penyebaran narkoba jaringan ini meliputi beberapa daerah seperti Surabaya, Madura, dan beberapa kota lainnya,” imbuhnya.