Iming-Imingi Akan Memberikan Laptop, Tersangka AS Cabuli Anak Tirinya

oleh -

sergap TKP – JAKARTA

Berdasarkan hasil pemeriksaan, terungkap jika modus tersangka kasus pencabulam inisial AS (49) untuk memperdayai anak tirinya sendiri inisial STA (15), salah satunya dengan mengiming-imingi akan memberikan laptop kepada korban.

Hal tersebut disampaikan Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso saat menggelar Konferensi Pers di Polres Metro Jakarta Barat, terkait kasus pencabulan.

Laptop ini salah satu yang digunakan tersangka untuk membujuk korban sehingga korban mau menuruti apa bujuk rayu tersangka,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso. Senin 19 Juli 2021.

Bismo menambahkan, berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka pada bagian kemaluannya akibat ulah tersangka.

“Itu hasil visum, kita visum permukaan pada bagian sensitifnya (luka),” terang Bismo.

Lebih lanjut Bismo menerangkan, tersangka melakukan aksi bejatnya tersebut di dua lokasi berbeda di dalam sebuah rumah kontrakan, pertama di kawasan Jelambar dan kedua di kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Parahnya, Aksi bejatnya yang dilakukan tersangka AS, ternyata dilakukan selama tiga tahun sejak korban masih duduk di bangku SMP kelas 1. Dimana usia korban masih berumur 12 tahun 2018 silam..

“Tindak pidana ini berlangsung selama tiga tahun. Saat itu umur korban 12, 13 sampai 14 tahun masih SMP dan ini terjadi di dua TKP karena tahun-tahun berjalan tersebut,” ujar Bismo.

Atas perbuatannya, Tersangka AS disangkakan dengan pasal  81 ayat (2) UURI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukumannya 5 sampai 15 tahun penjara. Karena pelaku orang tua atau wali dan ada hubungan keluarga akan diperberat 1/3 nya dari ancaman pidana,” tegas Bismo.