Kehabisan Pasokan Vaksin COVID-19, Pemkab. Sleman Stop Progam Vaksinasi Massal

oleh -

sergap TKP – SLEMAN

Pemerintah Kabupaten Sleman mulai Jumat dan Sabtu (30 dan 31/7/2021) terpaksa menghentikan sementara program vaksinasi massal untuk usia 12 ke atas.

Penghentian vaksinasi ini terpaksa dilakukan lantaran kekurangan ketersediaan vaksin COVID-19. Program vaksin akan dilanjutkan setelah mendapat pasokan kiriman lagi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan untuk ketersediaan pada minggu ini menipis bahkan dikatakan sudah habis.

“Meski pada Kamis (29/7/2021) masih ada stok 12500 dosis tapi keberadaan di fasilitas kesehatan (faskes), baik di rumah sakit, Puskesmas maupun klinik dan jika sudah terdistrubikan sulit untuk menarik kembali. Sebab faskes itu sudah memilik program untuk vaksin.” kata Joko Hastaryo. Kamis (29/7/2021).

Joko menerangkan, Di UPT Pengolahan Obat dan Alat Kesehatan (POAK) Dinkes Sleman tingga 200 dosis. Padahal untuk mendukung percepatan vaksin setiap hari menargetkan memberikan vaksin antara 6.000-7.000 sasaran.

“Karena itu pemberian vaksin hanya sampai hari ini (Kamis). Jumat dan Sabtu terpaksa istirahat Mudah-mudah droping vaksin sudah datang lagi minggu ini, sehingga awal Agustus bisa lagi memberikan vaksin,” terang Joko.

Joko menambahkan, untuk sasaran vaksin ini, setelah ada kebijakan baru, yaitu untuk usia 12 tahun ke atas, maka jumlah sasaran di Sleman ada perubahan.

Awalnya hanya 282 ribu sekarang menjadi 883 ribu. Sehingga dengan penambahan sasaran target ini, sekarang cakupan vaksn baru 37% untuk dosis pertama dan 15% untuk dosis kedua.

“Namun dengan habisnya stok vaksin ini, dipastikan akan menghambat program vaksinasi. Termasuk vaksinasi untuk pelajar,” imbuhnya.

Sementara itu, Terkait kekurangan distribusi untuk vaksinasi ini, Pemkab. Sleman kabarnya saat ini juga telah mengajukan tambahan 80.000.

Jumlah tersebut diharapkan dapat memberikan layanan vaksinasi selama dua minggu untuk 6.000-7.000 sasaran.