Cabuli Anak Bawah Umur, Seorang Tukang Cukur Rambut Diciduk Polisi

oleh -

sergap TKP – BONE BOLANGO

Seorang pria berinisial YS (32), warga Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Bolango, diciduk polisi karena diduga mencabuli anak bawah umur.

Pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang cukur rambut itu, diamankan polisi setelah diduga melakukan sodomi terhadap sebanyak 15 orang anak bawah umur.

Para korban kebanyakan anak-anak bawah umur yang tinggal di wilayah Kota Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango.

Mereka itu, rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Dan usianya kurang lebih 12 tahun.

YS menjalankan aksi bejadnya dengan kedok sebagai tukang cukur rambut. Ia mengincar anak-anak dan kemudian menawarkan jasa pangkas rambut secara gratis.

Modus tersebut dijalankan YS di tempatnya bekerjanya (barbershop) yang terletak di Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Bone Bolango.  sejak 2018.

Selain menawarkan jasa pangkas rambut gratis, YS yang pernah menjadi buruh harian itu turut memberikan uang Rp10 ribu kepada anak-anak yang menjadi korban.

Uang tersebut diberikan sebagai “upah tutup mulut” agar perbuatannya tidak dilaporkan korban kepada orang tuanya masing-masing.

Aksi YS akhirnya terbongkar, setelah salah seorang korban melapor kepada orang tuanya.

Tak terima dengan perlakuan pelaku, Orang tua korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Bone Bolango.

Mendapat laporan, Polres Bone Bolango kemudian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan akhirnya mengamankan YS.

Kapolres Bone Bolango, AKBP Emile Reisitei Hartanto, mengungkapkan, Dari hasil penyelidikan diperoleh sejumlah fakta mengenai aksi YS terhadap anak-anak di bawah umur.

“Tersangka YS menjalankan aksinya dengan modus mengiming-iming korban jasa pangkas rambut gratis. Bahkan ada yang diberikan uang jajan sebesar Rp10 ribu,” kata AKBP Emile Reisitei Hartanto  Kasat Reskrim Polres Bone Bolango, Iptu Muhammad Arianto. Rabu (27/10/2022).

“Pelaku menjalankan aksinya di tempatnya bekerja di Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Bone Bolango,” Jelasnya

Menurut AKBP Emile Reisitei Hartanto, atas perbuatannya, YS disangkakan melanggar tindak pidana kesusilaan pasal 82 ayat 1 UU 17 Tahun 2016 .

“Ancaman hukumannya penjara paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun serta denda paling banyak 300 juta,” tegas AKBP Emile Reisitei Hartanto.

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal Polres Bone Bolango, Iptu Muhammad Arianto, menambahkan, pelaku awalnya sempat buron selama 2 bulan hingga dilakukan penangkapan di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara pada Rabu (13/10/2021).

“Kita lakukan penyelidikan secara manual dan kita dapatkan informasi dari keluarga tersangka bahwa yang bersangkutan berada di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Kemudian kita kirimkan tim kesana untuk mengecek apakah yang bersangkuta betul berada disana dan benar memang ada di Bitung,” terang Iptu Muhammad.

“Saat penangkapan Polres Bone Bolango dibackup oleh Tim Tarsius Presisi Polres Bitung.” pungkasnya.