Kejati Sultra Tetapkan Kadis ESDM Sultra Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

oleh -

sergap TKP – KENDARI

Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra menetapkan Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ir. Andi Azis (AA) , sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dengan nilai kerugian negara sebesar Rp 495 Miliar.

“1 Desember 2021, Penyidik telah menetapkan Insinyur AA sebagai tersangka, didasarkan pada dua alat bukti yang cukup dan mekanisme laporan perkembangan penyidikan dan ekspose perkara. Peran tersangka selaku Kadis ESDM menetapkan RKAB,” ungkap Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sultra, Setyawan Nur Chaliq, Senin (6/12/2021).

Andi Azis ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penggunaan kawasan hutan dan penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Toshida Indonesia yang beroperasi di Kabupaten Kolaka.

Penetapan mereka sebagai tersangka,  Berdasarkan hasil audit kerugian negara yang dikeluarkan BPKP Perwakilan Sultra yang menemukan adanya dugaan penyimpangan dan kerugian keuangan negara sebesar Rp 495 Miliar.

Dalam kasus tersebut, Andi Azis dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah menjadi Undang-undang Nomor 20 tahun 2001.

“2019 lalu, Andi Azis menjabat Plt. Kadis ESDM memberikan persetujuan RKAB tanpa terpenuhinya PNBP. Ada indikasi pemberian sesuatu. Sama dengan 2021, IPPKH sudah dicabut tetapi masih diberikan RKAB. Ada indikasi pemberian suap berupa uang,” ujar Setyawan.

Meski demikian, saat ini Andi Azis belum diperiksa sebagai tersangka. Penyidik segera melakukan pemanggilan terhadap tersangka untuk diperiksa pekan ini.

“Andi Azis belum dipanggil sebagai tersangka, namun untuk sebagai saksi sudah berkali-kali. Sudah lebih empat puluh saksi dan enam ahli telah diperiksa,” imbuhnya.

Selain Andi, terkait kasus yang sama, Kejati Sultra juga telah menetapkan empat orang tersangka lain, mereka yakni, Laode Sinarwan Oda sebagai Direktur Utama PT Toshida Indonesia, Yusmin sebagai mantan Plt. Kabid Minerba, Umar selaku General Manager PT Toshida Indonesia, dan Buhardiman sebagai mantan Plt. Kadis ESDM Sultra.