Pomau Lanud Sutan Sjahrir Gelar Operasi Gaktib

oleh -

sergap TKP – KOTA PADANG

Satuan Polisi Militer Angkatan Udara Lanud Sutan Sjahrir (Sut) menggelar pekan disiplin penegakan ketertiban (Gaktib) berupa pemeriksaan kelengkapan dokumen kendaraan anggota TNI AU dan masyarakat umum baik kendaraan pribadi maupun mobil dinas di jalan Kemayoran Simpang Tunggul Hitam Kota Padang, Senin, (6/12/2021).

Pomau Lanud Sut dalam rangka operasi gaktib yudistisi semester II Tiwulan IV tahun 2021, yang bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan bagi anggota Lanud Sut dan masyarakat umum melalui pendekatan persuasif, edukatif dalam berlalu lintas di jalan. Disamping itu juga untuk menumbuhkan kesadaran diri agar selalu berkendara sesuai dengan aturan yang berlaku.

Adapun pekan disiplin operasi Gaktib kali ini melibatkan Kepolisian personel Polsek koto Tangah Kota Padang, dengan sasaran meliputi pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Ijin Mengemudi (SIM) serta kelengkapan identitas pribadi dan kelengkapan kendaraan itu sendiri meliputi kaca spion, lampu-lampu kendaraan serta memastikan kendaraan bermotor dalam kondisi layak jalan.

Komandan Polisi Militer Angkatan Udara (Dansatpomau) Mayor Pom Benyamin Sirait, S.H., M.A, melalui Ps. Kasihartib Lanud Sut Lettu Pom Alfi Setiawan, S.T.Han mengatakan, pekan disiplin yang kita laksanakan ini dalam rangka program kerja Pomau setiap semesternya. Dari hasil kegiatan akan dilaporkan ke Komando atas sebagai laporan.

” Bila ada pelanggaran yang dilakukan oleh TNI atau Polisi kita proses dan diserahkan ke satuannya masing masing, bila anggota TNI AU melanggar, Pomau akan melakukan tindakan pelanggaran yang dilakukan di dalam berlalu lintas itu sendiri. ” kata Lettu Pom Alfi Setiawan, S.T.Han.

Sementara itu, Bripka Hadi anggota Satlantas Polsek Koto Tangah Kota Padang menegaskan, terkait pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat sipil menjadi tanggung jawab pihak kepolisian.

“Kita lihat dulu pelanggarannya apa, tidak memakai helm tapi surat kendaraan lengkap akan ditegur secara tertulis, jika pelanggarannya fatal tidak pakai helm dan tidak ada surat kendaraan, kami tilang sesuai prosedur.” ujarnya.