sergap TKP – SURABAYA
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar modern maupun tradisional di Surabaya untuk mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng serta kebutuhan bahan pokok lainnya.
Salah satu pasar tradisional yang dikunjungi Kapolrestabes Surabaya adalah Pasar Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya. Dari empat toko yang dikunjungi, seluruhnya mengaku stok minyak goreng sudah cukup banyak.
“Stok minyak goreng sudah cukup, toko milik Bu Ria ini sudah mendapat kiriman 200 dus minyak goreng,” kata Kapolrestabes Surabaya saat menyidak salah satu toko di Pasar Tembok.
Di toko Ria harga minyak goreng kemasan dua liter dibandrol Rp 47 ribu. Namun harga tersebut hanya untuk membernya saja, lantaran toko milik ibu Ria ini menerapkan sistem member untuk mengantisipasi pembelian dalam jumlah besar (penimbunan).
“Untuk di pasar ini hanya ada dua merek minyak goreng kemasan. Harga tiap toko sama Rp 47 ribu. Pemilik toko juga mengatakan pembelian mulai normal tidak seperti sebelumnya,” ujar Kombes Akhmad Yusep.
Sementara itu, pemilik toko Ria mengatakan tokonya sebelumnya juga sempat mengalami kekurangan stok minyak goreng. Kala itu toko miliknya yang biasanya mendapat pasokah ratusan kardus, pada minggu lalu hanya mendapat 15-20 dus saja, padahal permintaan cukup tinggi. “Sekarang sudah banyak dan pembelian mulai normal kembali,” ungkapnya.
Selain mengecek ketersediaan dan harga minyak goreng, Kapolrestabes juga mengecek harga bahan kebutuhan pokok lainnya mulai dari beras, bumbu, hingga ayam potong. Hasilnya tidak ada kendala untuk stok maupun harganya.
“Kami harap masyarakat membeli sesuai kebutuhan saja. Kami juga kerahkan Kabag Ops hingga Kasatreskrim untuk cek harga di pasar lain,” pungkasnya.






