Polda Jatim Musnahkan Ratusan Kg Sabu dan Jutaan Butir Pil Koplo

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika dan miras hasil pengungkapan 3 bulan terakhir mulai dari awal tahun hingga bulan Maret ini di depan Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Surabaya.

Pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta Karo Karo bersama Wakapolda Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Forkopimda Jatim dan Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kamis (31/3/2022).

Untuk barang bukti yang dimusnahkan tersebut diantaranya berjumlah fantastis seperti barang bukti narkotika jenis sabu yang mencapai ratusan kilogram (kg).

Diterangkan oleh Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Arie Ardian Rishadi barang bukti yang dimusnahkan tersebut antara lain 18,04 kg Ganja, 116,073 kg Sabu (hasil ungkap Polda dan Polres jajaran), 39.817 botol miras, 3.382 butir ekstasi, 3.117 butir psikotropika, 10,2 gram tembakau gorila dan 4.225.445 butir pil koplo.

“Selama kurun waktu 3 bulan sejak bulan januari sampai dengan maret 2022. Jajaran Ditresnarkoba polda jatim dan Polres jajaran, berhasil mengungkap peredaran gelap narkoba sebanyak 1.747 kasus dengan jumlah tersangka 2.150,” beberapa Dirresnarkoba, Kamis (31/3/2022).

Selain itu, pihaknya bersama jajaran dan stakeholder terkait akan terus berupaya menjaga kondisifitas, khususnya menjelang bulan suci ramadan. “Selama bulan puasa tetap akan dilakukan pemetaan para pelaku,” ujar Kombes Pol Arie.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta berharap pihaknya dapat memberikan rasa aman dan tentram selama ramadan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan hari raya Idul Fitri dengan nyaman.

“Kemudian, terkait adanya kelompok. Yaitu kelompok di Surabaya, dan Jaringan dari wilayah Bangkalan Madura. Kami akan berkoordinasi dengan alim ulama untuk memperkuat seluruh jajaran dari tokoh agama sehingga dapat melakukan pencegahan,” ujar Irjen Nico.

Jenderal bintang dua ini juga mengungkapkan terkait barang bukti, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan terkait proses lanjut dan penyisihan, maupun pembuatan berita acara.

Perwira tinggi Polri ini secara tegas memperingatkan anggotanya yang “nakal” untuk tidak berfikiran melakukan pelanggaran ataupun hal-hal yang bertentangan dengan hukum dan norma-norma.

Sebab, sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa anggota Polri yang kedapatan melakukan pelanggaran khususnya pada kasus Narkoba untuk ditindak tegas danalan diproses sampai dengan pemecatan.

“Hal ini sudah kami laksanakan dari beberapa kasus yang terjadi dan akan segera kami laksanakan kepada masyarakat, soal anggota kami yang terlibat,” tegasnya.

Irjen Nico juga menyampaikan bahwa kepolisian lebih baik memotong sedikit anggotanya yang saat ini berjumlah sekitar 41 ribu anggota untuk menyelamatkan yang banyak.

“Karena yang terlibat kurang dari satu persen tapi satu persen itu mengganggu, sehingga kami akan laksanakan dengan tegas,” ujar Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga berterima kasih pada masyarakat yang telah membatu pihaknya dalam mengungkap berbagai kasus narkoba. “Kedepan kami akan melakukan upaya pencegahan sebagai langkah strategi utama, kemudian melakukan penegakan hukum terhadap bandar dan pengedar,” pungkasnya.