sergap TKP – JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengangkat delapan pejabat SKK Migas. Pelantikan kedelapan pejabat SKK Migas tersebut. dilakukan Menteri ESDM Arifin Tasrif di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta. Pada Senin (5/12/2022).
Dari kedelapan pejabat itu, Dwi Soetjipto kembali menjabat sebagai Kepala SKK Migas. Sementara posisi Wakil Ketua SKK Migas diganti dari Fatar Yani menjadi Nanang Abdul Manaf yang dulu sempat menjadi Direktur Utama Pertamina EP.
Ada juga satu eks Jenderal bintang dua Polri di jajaran pengurus SKK Migas periode 2022-2026. Dia adalah Irjen Pol. Eko Indra Heri yang menjabat sebagai Deputi Pengawas Internal.
Di Kepolisian RI, eks Irjen Pol. Eko Indra Heri terakhir menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri pada 25 Agustus 2021-14 Oktober 2022.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan alasan Eko Indra Heri dimasukkan dalam jajaran pengurus SKK Migas untuk mengurusi berbagai masalah keamanan, utamannya di area pertambangan ilegal.
“Dia kan (eks) Irjen, mengerti masalah hukum dan pengamanan. Perlu untuk pengamanan di lapangan. Ilegal (tambang) perlu kita benahi. Jadi ini tim gabungan yang kuat,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif.
Selain ketiga pejabat di atas, pengurus lain di SKK Migas yang diangkat hari ini adalah Sinta Damayanti sebagai Sekretaris SKK Migas, Benny Lubiantara sebagai Deputi Eksplorasi Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas.
Kemudian, Wahju Wibowo sebagai Deputi Eksploitasi SKK Migas, Kurnia Chairi sebagai Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, dan Rudi Satwiko sebagai Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas.






