Polda Sulawesi Tengah Kembali Terima Pengajuan Kasus Dugaan Tindak Pidana Pemilu 2024 Dari Bawaslu Provinsi Sulteng

oleh -
oleh

sergap TKP – PALU

Tim Penyidik ​​Polda Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), kembali menerima pengajuan perkara terkait kasus dugaan tindak pidana Pemilu 2024 dari Bawaslu Provinsi Sulteng.

Adapun kasus dugaan tindak pidana Pemilu 2024 dari Bawaslu Provinsi Sulteng yakni terkait dugaan Money politik yang diduga dilakukan oleh salah seorang tim kampanye calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah dari salah satu Partai Politik.

“Tim Penyidik ​​Sentra Gakkumdu Polda Sulteng telah menerima dugaan perkara tindak pidana Pemilu 2024 dari Bawaslu Provinsi Sulteng, pada Rabu 13 Maret 2024,” kata Kasatgas Humas OMB Tinombala Kombes Pol. Djoko Wienartono di Palu, Jumat (15/3/2024).

Kasatgas Humas OMB Tinombala mengatakan, Perkara tersebut oleh tim penyidik ​​Gakkumdu Polda Sulteng telah diregistrasi dalam Laporan Polisi nomor LP/B/53/III/2024/SPKT/Polda Sulteng tanggal 14 Maret 2024.

“Perkara ini, merupakan temuan tim patroli Bawaslu Sulteng pada hari Selasa 13 februari 2024 atau saat masa tenang Pemilu 2024. Dari penelusuan Bawaslu ditemukan rumah di Jalan Garuda Palu Selatan yang diduga merupakan tempat menyimpan sembako oleh salah seorang tim kampanye.” ujar Kombes Pol. Djoko Wienartono.

“Pelaku inisial MSL selaku tim pelaksana kampanye caleg DPR RI dapil Sulteng dari salah satu parpol,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Djoko Wienartono menerangkan, Pelaku MSL  diduga mengadakan pertemuan dengan masyarakat di Jalan Garuda Palu sejak bulan September 2023 yang tujuannya adalah untuk mencari dukungan suara untuk memilih caleg DPR RI yang didukungnya.

“Masyarakat diminta foto copy Kartu Keluarga (KK) dan berjanji akan diberikan sembako berupa beras 5 Kg, gula pasir 1 Kg atau minyak goreng 1 liter. Untuk relawan atau simpatisan yang mengumpulkan KK akan diberikan uang operasional Rp 10.000 per KK,” tutur Kombes Pol. Djoko Wienartono.

MSL ini,  Kombes Pol. Djoko Wienartono sudah melakukan pembagian sembako kepada masyarakat yang sudah mengumpulkan foto copy KK sekitar bulan Januari 2024.

“Untuk kasus saat ini sedang ditangani Penyidik ​​Gakkumdu Polda Sulteng dengan dugaan MSL telah melakukan tindak pidana Pemilu sebagaimana dijelaskan dalam pasal 523 ayat (1) Jo.pasal 280 ayat (1) Undang Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu Perkembangan hasil penyelidikan nanti diinformasikan kembali.” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.