Mantan Kepala Admin Perusahaan Rokok Elektrik di Surabaya Akui Gelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah untuk Judi Online

oleh -
oleh

sergapTKP – Surabaya

Yudha Nanggala Putra, mantan Kepala Admin Online di CV. VAPOR PRO, mengakui telah menggelapkan uang perusahaan hingga Rp132.401.000 dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Uang tersebut, menurut pengakuannya, digunakan untuk bermain judi online dan pinjaman online.

Sidang yang digelar secara daring pada Senin, 1 September 2025, ini beragendakan pemeriksaan terdakwa. Di hadapan Ketua Majelis Hakim, Rudito Suritomo, Yudha mengakui perbuatannya, di mana ia mengalihkan pembayaran dari pelanggan ke rekening pribadinya dan membuat invoice fiktif untuk menutupi jejaknya.

Saat ditanya Majelis Hakim, Yudha juga mengungkapkan bahwa saat ini ia sedang menjalani hukuman penjara atas kasus judi online dengan vonis 1 tahun 2 bulan.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Chististina dari Kejaksaan Negeri Surabaya, aksi penggelapan ini dilakukan Yudha antara Desember 2023 hingga Juli 2024. Saat itu, ia bertugas sebagai Kepala Admin Online di perusahaan penjualan rokok elektrik yang berlokasi di Jalan Klampis Jaya, Surabaya.

Tugas utamanya adalah mengelola pesanan online, memastikan pembayaran masuk ke rekening perusahaan, dan membuat faktur penjualan. Namun, JPU menjelaskan, alih-alih menyetorkan pembayaran, Yudha justru membuat 411 invoice fiktif dan mengarahkan pembayaran pelanggan ke rekening pribadinya.

Kecurangan ini terungkap setelah pemilik perusahaan, Arnold Pratama Halim, bersama supervisornya, Kwantoro Wijaya, melakukan audit internal pada Juli 2024. Dari audit tersebut, ditemukan selisih dana sebesar Rp132.401.000 dari 411 unit barang yang telah keluar dari gudang.

Atas perbuatannya, Yudha dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan, yang memiliki ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sidang akan kembali dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.

No More Posts Available.

No more pages to load.