sergapTKP – Surabaya
GOR Marvell di kawasan Ngagel, Wonokromo, Surabaya, menjadi saksi bisu berakhirnya persaingan sengit para jurnalis Jawa Timur dalam ajang bergengsi Bakti Olahraga Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2025 Zona Timur. Tiga pasangan dari media berbeda berhasil menapaki podium tertinggi dalam gelaran yang ditutup pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Panggung utama kejutan dan dominasi terjadi di Kelompok Usia 25-35 Tahun. Pasangan maut dari Gaung Media, Angga dan Timotius Suwardianto (Timo), sukses mengukuhkan diri sebagai juara bertahan. Mereka menaklukkan perlawanan ganda tangguh dari Jawa Pos, Jefri Andrianto/Wahyu Yanuar Bustomi, dengan kemenangan meyakinkan straight game. Gelar ini memastikan duet asal Kediri tersebut meraih predikat “Back to Back Champion” setelah sukses serupa di tahun sebelumnya.
Dominasi di kelompok usia selanjutnya juga tak kalah sengit. Di Kelompok Usia 36-45 Tahun, pasangan dari media Posmo, Tanam Hudoyo Irawan dan Irwan Prasetyo, tampil solid. Mereka menundukkan ganda Jawa Pos, Bambang Irawan/David Sunata, dengan skor telak 21-13, 21-16. Hasil ini menambah catatan pilu bagi Bambang/David, yang untuk kali kedua harus puas sebagai runner-up dalam gelaran KBAM.
Sementara itu, podium tertinggi di Kelompok Usia 46 Tahun ke Atas menjadi milik internal stasiun televisi. Final sengit sesama wakil TVRI Surabaya dimenangkan oleh Burhan/Indra, yang tanpa kesulitan menghempaskan pasangan Joko/Yusron dengan skor meyakinkan 21-9, 21-5. Di kelompok ini, ganda Memorandum, Farid/Yoyok, yang sempat diunggulkan sebagai unggulan pertama, harus puas di posisi ketiga.
KBAM 2025 Zona Timur kali ini diikuti oleh 67 pasangan yang mewakili 51 media di Jawa Timur, membuktikan tingginya animo insan pers terhadap olahraga bulutangkis. Total hadiah senilai Rp 45 juta diperebutkan, dengan rincian Rp 7,5 juta untuk juara pertama, Rp 5 juta untuk peringkat kedua, dan Rp 2,5 juta untuk peringkat ketiga di setiap kelompok usia.
“Alhamdulillah, KBAM 2025 telah berakhir. Saya salut dengan antusiasme peserta dari Zona Timur yang tak pernah padam setiap tahunnya,” ujar Bayu Suryanto, Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, usai penyerahan hadiah. Ia berharap semangat kompetisi ini akan memantik lebih banyak jurnalis untuk berpartisipasi di masa mendatang.
Senada dengan harapan tersebut, Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, mengapresiasi penyelenggaraan KBAM. “Kami salut dengan event ini. KBAM merupakan salah satu event penting untuk mempererat silaturahmi antarjurnalis di Jawa Timur, selain aspek kompetisinya,” tegas Lutfil.
KBAM 2025 sendiri merupakan event nasional yang terbagi dalam tiga zona, yakni Surabaya (Zona Timur), Jakarta (Zona Barat), dan Semarang (Zona Tengah), memastikan seluruh insan media di Indonesia memiliki panggung untuk berkompetisi dan bersilaturahmi.






