sergap TKP – KOTAWARINGIN BARAT
Polres Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil membekuk dua orang pelaku pembobolan brankas (tempat pengimpanan uang) milik PT. Global Jet Express (J&T Express) yang berada di Jl. A. Yani, Kel. Baru, Kec. Arut Selatan (Arsel), Kab. Kobar.
Kedua pencurian dengan pemberatan yang berhasil ditangkap tersebut masing-masing berinisial DSP dan CAO.
Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., mengatakan bahwa, penangkapan pelaku berkat laporan dan bantuan dari masyarakat.
“Awal mulanya pelaku DSP yang merupakan karyawan bagian kurir PT. Global Jet Express (J&T Express) memiliki permasalahan karena telah menggunakan uang COD milik konsumen dan tidak langsung disetorkan ke kantornya,” kata Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., saat konferensi persnya pada Jumat siang (10/10/2025).
Kapolres Kobar menjelaskan, pelaku DSP mengajak pelaku lain yakni CAO yang merupakan teman semasa sekolah untuk bekerjasama mengambil brankas uang yang ada di kantor tempat dia bekerja guna melunasi hutangnya dan kemudian sisanya akan dibagi dua.
“Setelah ajakannya disetujui, kedua pelaku ini kemudian menuju tempat kejadian menggunakan mobil box Hilux yang merupakan operasional kantornya,” terang AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K.
Lebih lanjut, AKBP Theodorus Priyo Santosa, mengungkapkan, Sesampainya di TKP, kendaraan yang digunakan keduanya diparkirkan di samping gedung.
Kemudian pelaku DSP mematikan saklar listrik kantor dan saat bersamaan pelaku CAO masuk kedalam kantor dengan cara memanjat ke lantai dua, lalu membuka pintu dan turun ke lantai satu guna membuka pintu bagian belakang kantor yang terdapat di lantai satu.
“Selanjutnya, kedua pelaku bersama – sama menuju ke lantai dua yang merupakan tempat brankas uang dan langsung mengangkat brankas tersebut kemudian dinaikkan ke dalam mobil.” ungkapnya
“Agar aksinya membuka brankas tidak ketahuan orang lain, Kedua pelaku ini lantas menuju sebuah kebun sawit lalu melancarkan aksinya membuka brankas menggunakan satu buah kunci roda yang terdapat di dalam mobil. Setelah uang didapatkan, brankas dibuang dan keduanya langsung pergi meninggalkan lokasi tersebut,” imbuh AKBP Theodorus Priyo Santosa.






