Wadankorbrimob Polri Pimpin Upacara Pembukaan Pelatihan Pra Ops Amole Tahap II, Dikbangspes SAR dan Combat Intelijen

oleh -
oleh

sergap TKP – BOGOR

Wakil Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol Reza Arief Dewanto, memimpin upacara pembukaan Pelatihan Pra Operasi Amole Tahap II BKO Polda Papua Tengah, serta Pendidikan dan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) Search and Rescue (SAR) dan Combat Intelijen (C.I.) Tahun Anggaran 2025. Selasa, 21 Oktober 2025.

Upacara Pembukaan Pelatihan Pra Ops Amole Tahap II, Dikbangspes SAR dan Combat Intelijen, diselenggarakan di Lapangan Nagara Jannotama Satlat Brimob Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.

Upacara ini dihadiri oleh Teknisi Jibom Utama Tk.II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Agustri Heriyanto, Senior Technical Advisor Polri Brigjen Pol. (Purn.) Bonifasius Tampoi, serta para Pejabat Utama Korbrimob yang yang hadir dan diikuti oleh peserta pelatihan dari berbagai satuan jajaran Korps Brimob Polri.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyiapkan personel yang profesional, tangguh, dan siap melaksanakan tugas operasional di lapangan, khususnya dalam mendukung pengamanan Obyek Vital Nasional PT Freeport Indonesia di Papua Tengah.

Pelatihan Operasi Amole Tahap II diikuti oleh 415 personel yang terdiri dari berbagai satuan, di antaranya personel Mako Korbrimob, Pasukan Brimob III, dan jajaran Satbrimob Polda. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 29 hari, mulai 18 Oktober hingga 15 November 2025, dengan lokasi latihan di Cikeas, Gunung Halimun Salak Bogor, dan Area PT Antam Pongkor. Sementara 100 personel Pasukan Brimob III melaksanakan latihan di Timika, Papua Tengah.

Selain itu, pelatihan Dikbangspes SAR dan Combat Intelijen diikuti oleh total 128 personel, terdiri dari 80 peserta SAR dan 48 peserta Combat Intelijen, yang akan menjalani pendidikan selama 28 hari, mulai 21 Oktober hingga 17 November 2025, di Satlat Brimob Cikeas dan kawasan Gunung Halimun Salak.

Wadankorbrimob Polri menyampaikan bahwa, kegiatan pelatihan ini merupakan wujud komitmen Korps Brimob dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan seluruh personel, baik dalam konteks operasi, penyelamatan bencana, maupun kegiatan intelijen taktis di lapangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.