sergap TKP BEKASI
Seorang anggota komplotan pencuri bernama Febriansyah (27) babak belur dihajar warga setelah terpergok mencuri di Jalan Raya Industri Jababeka atau samping Wisma Mattel, Desa Pasir Sari, Cikarang Selatan, Bekasi, Sabtu (26/1/2019).
”Tersangka merupakan kawanan pencuri modus ban kempis yang kerap beraksi di wilayah Bekasi,” kata Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Alin Kuncoro, Minggu (27/1/2019).
Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan kejadian tersebut bermula ketika pelaku bersama lima rekannya yakni SA, FR, ML, KS dan AM tengah beraksi di Jalan Raya Industri Jababeka dengan korban atas nama Lukman.
Saat itu, korban yang tengah mengendarai mobilnya dihampiri pelaku Febriansyah dan KS menggunakan sepeda motor yang memberitahu dari luar bahwa ban belakang mobilnya kempis. Namun saat itu imbauan pelaku diacuhkannya.
Tidak berhenti sampai disitu pelaku SA dan FR kemudian kembali mencoba memberitahukan hal yang sama kepada korban, namun tetap diacuhkan oleh korban.
Sampai pada akhirnya korban pun menanggapi imbauan tersebut setelah pelaku ML dan AM menghampiri korban dan memebirtahukan hal yang sama. ”Karena sudah tiga kali diberitahu, korban akhirnya menepi untuk mengecek ban namun rupanya ban mobil memang tidak dalam kondisi kempis,” lanjutnya.
Lewat kesempatan itu, pelaku kemudian langsung beraksi dengan mengambil tas milik korban berisi uang tunai Rp 3 juta, dompet, dan surat surat berharga lainnya.
Korban yang sadar tas miliknya diambil oleh pelaku, kemudian berusaha mengejar pelaku dengan mobil yang dikendarainya sampai menabrak sepeda motor yang ditumpangi Febriansyah dan KS di dekat PT Kawan Lama. ”Saat terjatuh, pelaku KS berhasil melarikan diri ke arah rekannya yang lain berikut tas korban,” katanya.
Sementara Febriansyah yang ditinggal oleh rekannya akhirnya babak belur dihakimi massa, sebelum akhirnya diseret ke Mapolsek Cikarang Selatan oleh warga, tersangka untuk diproses secara hukum.
Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara diatas lima tahun. Sementara kelima rekannya yang berhasil kabur masih dalam pengejaran. ”Ciri-ciri pelaku sudah kita ketahui, kami sedang memburu mereka,” pungkasnya.








