Harga Cabai Turun Signifikan, Dinas Pertanian Jatim Ungkap Penyebabnya

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Harga cabai rawit di pasaran mengalami penurunan. Seperti diketahui dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) harga cabai rawit mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan bulan lalu.

Hal ini dapat dilihat dari perbandingan harga cabai per kilogram pada tanggal yang sama di bulan lalu yang berada pada kisaran Rp 31.462 per kilo sedangkan di tanggal 7 September 2021 ini harga cabai rawit berada di kisaran Rp 16.132 per kilo.

Terkait hal ini Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Dr. Hadi Sulistyo akhirnya buka suara. Hadi mengungkapkan bahwa tren penurunan ini salah satunya disebabkan oleh produksi cabai rawit yang tengah melimpah.

Pihaknya memperkirakan produksi cabai rawit di bulan September ini mencapai 33.736 ton dan di bulan Oktober nanti dapat mencapai 22.447 ton. Dimana produksi cabai sepanjang tahun ini mencapai 426.571 ton dengan konsumsi per tahun di angka 66.958 ton.

“Maka neraca pada tahun 2021 ini surplus 359.631 ton,” sambung pria yang sempat menjabat sebagai Plh. Bupati Jember ini, Selasa (7/9/2021).

Penurunan harga cabai ini sesuai dengan hukum ekonomi, dimana melimpahnya ketersediaan barang secara otomatis membuat harga stabil atau bahkan cenderung lebih murah.

“Kalau terkait harga (cabai) yang turun kemungkinan karena hasil produksi yang meningkat,” pungkas Hadi.