sergap TKP – SURABAYA
Buka puasa bersama menutup aksi demo Mahasiswa Cipayung Plus Surabaya yang berlangsung damai dan kondusif di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Jl. Indrapura, Surabaya, Rabu (13/4/2022).
Mahasiswa yang sebelumnya ditemui Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di depan gedung Balai Kota Surabaya ini akhirnya ditemui langsung oleh Wakil DPRD Jatim, Sahat Tua P. Simandjuntak didepan Gedung DPRD Jatim, Rabu (13/4/2022) sore.
Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Jatim juga berjanji kepada para peserta aksi akan menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada Ketua DPRD tingkat I Jawa Timur agar disampaikan kepada pusat.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan sebanyak 1366 personel diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut.
“Hari ini untuk pengamanan di Balai Kota dan gedung DPRD Jatim kami kerahkan 1366 anggota Kepolisian bersama TNI untuk mengamankan demo,” ujar Kapolrestabes.
Selain ribuan personil pihak Kepolisian juga menyiagakan 5 mobil barakuda untuk mengamankan jalannya demo yang berlangsung dengan aman dan kondusif.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan damai. Saya apresiasi rekan-rekan mahasiswa yang sudah beraksi dengan damai,” ujar Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.
Selepas demo dan mahasiswa telah ditemui dan diserap aspirasinya oleh Wakil Ketua DPRD, pihak Polrestabes Surabaya juga menyiapkan menu nasi dan minuman untuk para mahasiswa berbuka puasa.
Selain makan yang telah disiapkan, Polrestabes Surabaya juga memborong barang dagangan penjual asongan yang ada di sekitar lokasi aksi. “Karena ini bulan Puasa kami dari pihak Polrestabes Surabaya menyiapkan makanan untuk sekedar membatalkan puasa adik-adik mahasiswa,” pungkasnya.
Seperti diketahui, 300an mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Surabaya dalam aksinya membawa lima tuntutan yakni kestabilan perekonomian Nasional, menolak kenaikan BBM, menolak kenaikan harga minyak, menolak kenaikan PPN 11% dan menstabilkan harga minyak goreng.






