sergap TKP – BANTUL
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han menghadiri upacara tradisi pembaretan sidwa Sekolah Kejuruan Bintata (Sejurba) Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) A-42 yang dipimpin oleh Komandan Puspomau Marsda TNI Daan Sulfi, S.Sos., M.Si., M.Han di Pantai Parangkusumo Bantul. Selasa (9/12/2025).
Komandan Puspomau dalam amanatnya menyampaiakn acara tradisi pembaretan merupakan suatu acara tradisi korps di lingkungan Polisi Militer Angkatan Udara yang mengandung arti dan makna bahwa mulai saat ini para siswa sekalian sudah menjadi keluarga besar Pomau dan sekaligus sebagai Aparat Penegak Hukum dan Penegak Disiplin di lingkungan TNI AU.
Kebanggaan itu harus senantiasa dan wajib dipertahankan, karena para siswa nantinya akan menjadi ujung tombak untuk menjadi contoh sebagai prajurit dan teladan bagi seluruh personel TNI Angkatan Udara dimanapun berada, khususnya dalam hal disiplin.
Menyikapi momentum tradisi yang baru saja berlangsung tidak akan memiliki arti apapun jika itu hanya sekedar menambahkan rasa kebanggaan saja, namun momentum tadi harus ditanamkan pada diri kalian masing-masing sebagai titik balik untuk bertugas sebagai aparat penegak hukum yang tentu semuanya memiliki beban tanggung jawab moril dan resiko yang tidak ringan.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa sasaran dilaksanakannya pendidikan kejuruan yang saat ini kalian ikuti, dimaksudkan agar setiap personel lulusan sekolah Polisi Militer akan memiliki pengetahuan tentang Kepolisian Militer yang mumpuni dan dapat diandalkan, serta memiliki sikap mental, kepribadian dan perilaku yang senantiasa mencerminkan isi dari Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dengan tetap mengedepankan jiwa Prajurit yang Kesatria, Militan, Loyal dan Profesional dengan dilandasi sifat-sifat Wira Waskita yang memiliki makna Ksatria yang selalu tanggap, trampil dan waspada dalam mengantisipasi tantangan di masa depan.








