sergap TKP – JAKARTA
Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa hampir 200 gawai yang disita dari pelaku begal dan penadah untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan kejahatan yang lebih besar.
Analisis digital dilakukan bersama Laboratorium Digital Forensik Polri, Puslabfor Polri, dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya guna mendalami dugaan skema lain di balik maraknya aksi kejahatan jalanan belakangan ini.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imannuddin mengatakan, ratusan handphone sitaan itu kini dianalisis di laboratorium digital forensik Polri.
“Dari hampir 200 gawai yang kami amankan atau kami sita dari tangan pelaku maupun para penadahnya, kami sedang lakukan analisa digital pada laboratorium digital forensik Polri,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H., pada Sabtu (23/5/2026).
Menurut Dirreskrimum Polda Metro Jaya, pemeriksaan dilakukan di Puslabfor Polri dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, menyampaikan, penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya skema lain di balik maraknya kejahatan jalanan belakangan ini.
“Kami sedang melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya upaya atau dugaan skema-skema lain selain dari adanya kejadian kejahatan di beberapa waktu belakangan ini,” ujar Kombes Pol. Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H.






