Polda Jatim Kembali Tetapkan 3 Tersangka

oleh -

sergap TKP – SURABAYA 

Setelah sebelumnya sempat mengamankan tiga orang DPO (Daftar Pencarian Orang) pembakaran Mapolsek Tambelangan, Polda Jatim kembali mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam pembakaran tersebut.

Ketiganya masing masing adalah Satiri (42), Bukhori alias Tebur (33) dan Abdul Rahim (49) yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura.

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini ketiga pelaku yang diamankan Polda Jatim ini juga ditetapkan sebagai tersangka. Hal tersebut maka tercatat sudah ada sembilan orang tersangka dalam kasus ini.

Sebab sebelumnya Polda Jatim telah menetapkan enam orang tersangka yang masing masing yaitu Abdul Khodir Alhadad, Hadi, Supandi, Hasan, Ali dan Zainal.

Ke sembilan ter sengaja tersebut dijerat dengan pasal berlapis seperti pasal  200 KUHP tentang pengrusakan fasilitas umum, pasal 187 KUHP tentang pembakaran serta pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. 

Dikatakan oleh Kasubdit Keamanan Negara (Kamneg) Polda Jatim, Kompol Suryono, ketiga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut, sebelumnya sudah menyerahkan diri di Mapolsek Tambelangan.

Saat itu ketiganya masih berstatus sebagai saksi. Namun setelah dilakukan prosedur pemeriksaan diketahui bahwa ketiganya 

punya keterlibatan langsung. Atas hal tersebut ketiganya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. 

 

Praktis saat ini Polda Jatim tinggal memburu  sisa DPO yang belum diamankan ataupun yang menyerahkan diri. “Saat ini kami masih memburu 13 orang DPO yang diduga terlibat dalam pembakaran,” ujarnya, Rabu (12/6/2019).

Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera meminta 13 DPO untuk segera menyerahkan diri dan menjalani prosedur yang ada.

“Para DPO itu belum tentu akan menjadi tersangka. Kami tentu akan lakukan pemeriksaan terlebih dulu untuk mendalami sejauh mana peran orang tersebut,” tandasnya.