Polda Jatim Larang Ojek Online Masuk

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Pasca insiden bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut) hari ini, Rabu pukul 08.45 WIB pagi tadi, Polda Jatim melarang ojek online Untuk masuk ke kawasan Mapolda.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera yang mengatakan bahwa pelarangan ojek online untuk masuk ke kawasan Mapolda telah berlaku sejak satu tahun silam tepatnya usai insiden bom yang terjadi di sejumlah titik di Surabaya.

“Semua masyarakat tahu, publik juga sudah tahu, Polda Jawa Timur sudah menerapkan satu tahun pascaterjadinya bom Surabaya,” ujar Kabid Humas di Mapolda Jatim, Kota Surabaya.

Dijelaskan perwira menengah Polri tersebut, pelarangan ini bukan merupakan diskriminasi pada pekerjaan tertentu, melainkan demi antisipasi kejadian seperti yang terjadi di Mapolrestabes Medan.

“Polda Jawa Timur melarang-melarang kegiatan-kegiatan, bukan mendiskriminasi tidak, tetapi untuk mengantisipasi bahwa ojol ini ojek online apapun juga bentuknya kita melarang masuk ke Polda Jawa Timur,” tegasnya.

Praktis dengan adanya larangan tersebut segala bentuk aktifitas ojek online seperti mengirim makanan ataupun barang kini wajib dititipkan di pos penjagaan yang ada di depan Mapolda Jatim.

“Jadi kalau ada sesuatu misalnya go-send kemudian juga go-food itu diambil di penjagaan di depan,” ujar mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan tersebut.

Selain itu pihaknya juga telah mengharuskan siapa saja yang masuk ke Mapolda Jatim harus membuka jaket dan helm. Tidak hanya itu barang bawaan yang dibawa juga akan dilakukan pemeriksaan.

“Ini untuk mengantisipasi daripada itu dan setiap mereka yang masuk di penjagaan Polda Jawa Timur, ini dibuka jaketnya, jaket dibuka untuk mengantisipasi apa hal yang di bawanya. Umumnya berkaca dari pengalaman itu, kita melihat bahwa sesuatu yang terselip di jaket ini juga bisa diantisipasi,” bebernya. dia.

Pihaknya juga memerintahkan Polres jajaran memperketat pengamanan. “Penjagaan hari ini kita perketat seluruhnya dengan mengantisipasi hal-hal yang berkembang menyangkut tentang kejadian di Medan. Semua diperketat sekarang, sudah dari setahun lalu,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.