sergap TKP – SURABAYA
Jawa Timur tercatat sebagai Provinsi kedua dengan kasus pasien positif Covid-19 terbanyak di Indonesia setelah Provinsi DKI Jakarta. Bahkan terjadi peningkatan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 yang belum kunjung menurun.
Surabaya bahkan menjadi wilayah dengan kasus positif pertama di Jatim. Daya tampung atau sarana prasarana rumah sakit reguler sendiri cukup terbatas sehingga perlu penambahan daya tampung.
Untuk itu pemerintah mendirikan rumah sakit lapangan sebagai salah satu langkah untuk memaksimalkan penanganan Covid-19. Rumah sakit ini berkapasitas 300 ruang perawatan dengan fasilitas tenda pasien dan tenaga medis.
Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah mendampingi Kepala BNPB Doni Mondardo dan Menteri Kesehatan Terawan meresmikan Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di Surabaya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko yang turut menemani Kapolda mendampingi Menkes dan Kepala BNPB meresmikan RS Lapangan Covid-19 Jatim di Surabaya mengatakan bahwa pembentukan RS Lapangan ini merupakan tindakan kuratif.
“Pengadaan rumah sakit lapangan untuk pasien Covid-19 mendesak dilakukan karena keterbatasan daya tampung rumah sakit reguler, khususnya Kota Surabaya yang menempati ranking teratas pasien atau orang terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkasnya.






