Polresta Tasikmalaya Tangani Kasus Pencabulan Oleh Anak-Anak Jalanan

oleh -
oleh

sergap TKP – TASIKMALAYA

Dua pelajar SMP yang dicekoki minuman keras dan disetubuhi secara bergantian oleh anak-anak jalanan, kasusnya sedang dalam penanganan Polresta Tasikmalaya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Yusuf Ruhman mengaku pihaknya memang telah menerima laporan dugaan pemerkosaan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi,” ujar AKP Yusuf Ruhman. Sabtu (28/11/2020).

Sementara itu,  Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengatakan, berdasarkan hasil pengakuan korban, pencabulan yang dilakukan itu terjadi sejak korban masuk ke komunitas anak punk atau tahun 2019 hingga sekarang.

Selama ini korban memang masuk komunitas anak punk sejak dua tahun. Korban mengaku masuk ke komunitas punk setelah diajak oleh temannya yang lebih dulu masuk komunitas tersebut.

Korban juga mengaku jika hampir semua anak perempuan yang ikut komunitas punk tersebut rata-rata mereka sudah disetubuhi. dan apabila tidak menuruti nafsu bejat para pelaku, mereka akan dianiaya di hadapan anggota yang lainnya.

“Dari pendalaman yang kami lakukan, korban ternyata pernah mengalami keterlambatan menstruasi selama satu tahun ini,” ujar Ato Rinanto.

No More Posts Available.

No more pages to load.