sergap TKP – JAKARTA
Berdasarkan hasil uji balistik, Polri memastikan jika senjata api milik pengikut Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab (MRS) alias Habib Rizieq Shihab (HRS) yang digunakan saat menyerang anggota Polri adalah jenis Model Revolver Non Pabrikan.
Selain itu, dari hasil uji balistik juga ditemukan kecocokan antara proyektil di tempat kejadian perkara (TKP) dengan dua senjata yang digunakan oleh pengikut pemimpin organisasi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H., mengungkapkan berdasarkan uji balistik, ditemukan kecocokan antara proyektil di tempat kejadian perkara (TKP) dengan dua senjata api yang diduga digunakan pengikut MRS.
“Ada kecocokan (antara dua senjata api yang diduga digunakan anggota laskar FPI dengan proyektil yang ditemukan di TKP atau mobil polisi. Senjata model revolver non-pabrikan. Bahasa pasarnya rakitan. Amunisi yang digunakan kaliber 9 mm,” kata Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H., Senin (21/12/2020).
Kendati demikian, kini Polri saat ini masih fokus terhadap penggunaan senjata api secara tidak sah atau ilegal.
Untuk diketahui, peristiwa bermula saat enam pengikut MRS menyerang anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas. Hingga kini, proses penyidikan pun masih dilakukan oleh Dittipidum Bareskrim Polri.







