Masih Banyak Masyarakat Langgar Protokol Kesehatan

oleh -
oleh

sergap TKP – SURABAYA

Nyaris sepanjang tahun 2020 Covid-19 mewabah di Indonesia. Sejumlah aspek kehidupan khususnya kesehatan turut berubah seiring naiknya kesadaran akan pentingnya menjaga diri sendiri dan orang lain.

Atas hal tersebut pemerintah sampai mengeluarkan protokol kesehatan dengan mengedepankan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Hal ini merupakan kebiasaan baru yang ditujukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Namun setelah sempat turun dan angka kesembuhan pasien Covid-19 meningkat, di penghujung tahun ini terdapat peningkatan angka terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini dikarenakan mulai menurunnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan.

Untuk itu aparat gabungan TNI/ Polri Minggu (27/12/2020) malam, menggelar Operasi Aman Nusa II yang menyasar pada lokasi kerumunan massa di wilayah Surabaya Raya meliputi Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Menurunnya kesadaran masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan tersebut nampak setelah petugas melakukan patroli ke Kopi Mountaian, Warkop Pitulikur, Cafe Cat Panamasa dan Bar Gozaadera. Disana petugas mendapati rata-rata pengunjung do lokasi itu masih belum menerapkan protokol kesehatan.

“Tadi malam aparat gabungan dari TNI/ Polri di Surabaya Raya, melaksanakan Operasi Aman Nusa II. Dari Operasi itu masih banyak ditemukan masyarakat yang belum mematuhu Protokol Kesehatan dengan tidak menjaga jarak dan tidak memakasi masker,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin (28/12).

Untuk itu pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk kembali menerapkan prinsip 3M. “Bagi pengunjung yang belum menerapkan Prokes, aparat memberikan edukasi dan himbauan agar tetap mematuhi 3M, Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak,” imbuhnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.