Unsur lokal yang diangkat SERLOK Kopi ini sendiri dapat dilihat dari menu-menu andalan atau signature menunya seperti Kopi Rujak, Manggo Sticky Rice, Pizza Rendang, Rice Bowl Paru Mercon, Rice Bowl Dori Saus Telur Asin, sampai Nasi Goreng Rawon.
“Target marketnya juga lokal, kalo bisa orang bule kita lokalin. Jadi jangan sampai kita kalah dengan produk barat, produk lokal sendiri harus diangkat,” ujar Freddy.
Untuk signature menu Kopi Rujak yang menjadi menu andalan SERLOK Kopi ini dikatakan oleh Freddy dibuat oleh pihaknya dengan menggunakan buah asli yang bisanya ada di rujak.
“Jadi kopi rujak ada pecampuran antara kopi dan taste rujak dimana taste rujaknya itu dari kayak buah, bener-bener buah. Mangga muda, ada kedondongnya kayak rujak serut,” jelasnya.
Lokasi dari coffee shop yang beralamat di Jalan Kertajaya No. 67, Surabaya ini sendiri mengambil konsep unfinished building yang dikombinasikan secara minimalis.
“Kalo untuk desain memang kita konsepnya unfinish jadi semacam bangunan yang belum jadi. Cuma kita ada kombinasi dengan sedikit arah-arah minimalis jadi arahnya kita ngga mau memberi kesan yang sangat mewah, tempat yang bener-bener modern,” bebernya.
Pengambilan konsep semacam ini menurut Freddy agar dapat menjangkau seluruh kalangan. Pihaknya juga menyiapkan ruang indoor bagi mereka yang tidak merokok.
“Disediakan lengkap no smoke dan smoking, kalo pingin diluar mereka boleh keluar ngerokok kita juga kasih view garden supaya mereka lebih asri,” imbuhnya.
SERLOK Kopi ini beroperasi setiap hari dari jam 10 pagi sampai 10 malam. Kedai kopi dengan tagline #diSERLOKaja ini juga menerapkan protokol kesehatan sehingga tetap aman dan tetap mendukung pemerintah menekan penyebaran Covid-19.
“Protokol kesehatan di sini kita seperti standar tempat umum lainnya. Ya mungkin kita ada pertama masuk ada tempat cuci tangan masuk pake termo gun seperti itu. Jadi nanti terus harus diwajibkan pake masker, social distancing.
Saat ini SERLOK hanya melayani dine in atau makan minum ditempat. Namun pihaknya akan menyediakan layanan pesan antar kedepannya. “Masih dine in, take away masih diproses belom selesai. Sementara dine in karena emang kita ngejar waktu yang minim mepet,” pungkasnya.







