BKKBN Jatim Evaluasi Capaian Kinerja 2020

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur melakukan evaluasi capaian kinerja Perwakilan BKKBN Jatim Tahun 2020 serta mengetahui profil kependudukan pasca sensus penduduk Tahun 2020.

Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Drs. Sukaryo Teguh Santoso mengungkapkan hal ini merupakan tujuan dari Pra Rapat Kerja Daerah Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Ruang Lestari, Kantor Perwakilan BKKBN Jatim, Senin (22/2).

Berdasarkan laporan Sekretaris Perwakilan BKKBN Jarim, Shodiqin bahwa Pra Rekerda Program Bangga Kencana Jatim tahun ini mengusung tema, “Integrasi dan akselerasi Program Bangga Kencana di masa pandemi Covid-19”.

Sedangkan untuk pelaksanaan Pra Rakerda tahun 2021 menggunakan metode hybrid meeting, yaitu mengkombinasikan online dengan offline, guna mendukung upaya pencegahan terjadinya penularan Covid-19.

Untuk pesertanya sendiri terdiri terdiri atas seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) Perwakilan BKKBN Jatim, termasuk para PKB/PLKB, Kepala OPD-KB Kabupaten/Kota, Kader PPKBD/Sub PPKBD, organisasi profesi dan mitra kerja.

Turut hadir sebagai narasumber yakni Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan yang akan menjelaskan kondisi kependudukan pasca sensus 2020. Dilanjutkan dengan penyampaian evaluasi DAK Fisik dan BOKB Tahun 2020 dan Evaluasi Pencapaian KKP Kab/Kota Tahun 2020.

Sukaryo Teguh Santoso mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020, telah memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian kinerja program Bangga Kencana.

Teguh menjelaskan dalam hal pengelolaan anggaran, tahun 2020 telah terjadi refocusing yang cukup signifikan untuk alokasi penanganan Covid-19. Sementara untuk Pencapaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) nyaris mencapai 100 persen.

“Alhamdulillah Satker Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ditetapkan sebagai Satker Terbaik III Pencapaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dari 1310 satker di wilayah kerja DJPB Kanwil Provinsi Jawa Timur dengan capaian 99,17 persen dari 13 indikator kinerja anggaran,” tambah Teguh, Selasa (23/2/2021).

Bahkan, masih kata Teguh di tahun 2021 ini pihak BKKBN mendapatkan mandat baru dari Presiden Joko Widodo sebagai Ketua pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting.

“Tahun 2021 ini BKKBN mendapatkan mandat baru dari Bapak Presiden RI yaitu sebagai ketua pelaksana Percepatan Penurunan Stunting, hal ini menjadi tantangan bagi BKKBN untuk dapat menurunkan angka stunting pada tahun 2020-2024 rata-rata sebesar 2.5 persen setiap tahunnya dari 26,9 persen pada tahun 2020 di Jawa Timur menjadi 14 persen pada tahun 2024,” sambungnya.

Pihaknya juga telah menyusun 5 strategi untuk menyukseskan hal tersebut mulai dari pencegahan kelahiran bayi berpotensi stunting, pengasuhan 1000 HPK, penguatan basis data intervensi dan monitoring stunting, promosi dan pelembagaan keterlibatan masyarakat, dan kemitraan penanganan stunting.

Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan program Bangga Kencana. “Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan lintas sektor dan mitra kerja dalam turut serta menyukseskan Program Bangga Kencana,” pungkasnya.