Didampingi Forkopimda Jatim, Panglima dan Kasal Resmikan Rusus Keluarga Korban KRI Nanggala 402

oleh -

sergap TKP – SIDOARJO

Panglima TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan Rumah Khusus (Rusus) untuk keluarga prajurit Kapal Selam KRI Nanggala 402.

Dalam peresmian perumahan Pahlawan Nanggala 402, yang terletak di desa Kedung Kendo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo ini Panglima dan Kasal juga didampingi Forkopimda Jatim.

Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Jatim yakni Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta Karo Karo.

Total ada 53 keluarga korban KRI Nanggala 402 yang akhirnya mendapatkan santunan khusus berupa Rusus yang direncanakan akan rampung pada Desember 2021 tersebut.

Penyerahan tersebut secara simbolis dilakukan oleh Panglima dengan menyerahkan sertifikat tanah, rumah dan kunci rumah kepada ahli waris atau keluarga korban KRI Nanggala 402 yang dinyatakan On Eternal Patrol atau penyelaman selamanya.

“Baru saja saya meresmikan Perumahan untuk prajurit Nanggala 402 bagi keluarganya dan anak-anaknya. Harapan kita bulan Desember ini semuanya sudah selesai,” ujar Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Sebanyak 53 rumah dan permasalahan surat-menyurat juga akan dibantu sehingga ketika para Keluarga Nanggala ini menerima Perumahan, rumahnya dan surat-suratnya semuanya sudah bersertifikat sehingga tidak ada permasalahan di kemudian hari,” tambah perwira tinggi bintang empat ini.

Rusus ini diharapkan dapat digunakan untuk membesarkan dan mendidik anak-anak mereka sesuai dengan harapan mereka meraih cita-cita yang lebih tinggi lagi.

Untuk spesifikasinya sendiri rusus tersebut terdiri dari empat tipe mulai dari tipe 90 dengan luas 320 m² untuk Perwira Tinggi sebanyak 1 unit, kemudian type 72 dengan luas 280 m² bagi Perwira Menengah sebanyak 7 unit, tipe 54 dengan luas 280 m² untuk Perwira Pertama sebanyak 10 unit, dan tipe 45 dengan luas 240 m² sebanyak 35 unit untuk Bintara, Tamtama dan PNS.