sergap TKP – MALUKU TENGAH
Rapat yang digelar di ruang paripurna Kantor DPRD Provinsi Maluku ini kembali membahas persoalan dua negeri bertikai yaitu Pelauw dan Kariu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
Kegiatan itu dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra. Hadir Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw, perwakilan Gubernur Maluku dan perwakilan Bupati Maluku Tengah. Turut hadir penjabat kepala Desa Kariu dan Sekretaris desa Pelauw.
Sejumlah penjabat utama Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, serta penjabat Kodam XVI/Pattimura dan Korem 151/Binaiya turut hadir dalam pertemuan itu.
Kapolda Maluku pada paparannya berharap ada perkembangan yang signifikan dalam penanganan kasus, baik soal tapal batas Pelauw-Kariu, hingga penanganan pengungsi Kariu.
“Sampai kapan kita harus bertikai sementara daerah-daerah lain sudah maju membangun daerahnya, meningkatkan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan hidup rakyat untuk generasi anak cucu mendatang,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH.,M.Hum.
Kapolda menyampaikan pasca bentrok antara warga di Kecamatan Pulau Haruku ini pecah, pihaknya kemudian menggelar operasi dengan Sandi Aman Nusa I Salawaku 2022. Sejumlah langkah telah dan sedang dilakukan, baik preemtif, preventif, penegakan hukum, rehabilitasi dan kuratif.
Kegiatan preemtif yang dilaksanakan yaitu melakukan penggalangan terhadap tokoh masyarakat negeri Pelauw dan Kariu, juga tokoh lainnya yakni Dewan Gereja dan Ikatan pemuda Pelajar Mahasiswa Pelau (IPPMP).
Pihaknya, kata Kapolda, dalam penggalangan masyarakat tersebut sudah menyampaikan pesan-pesan edukatif, himbauan perdamaian melalui baliho yang juga ditempatkan di tempat strategis.
“Kami juga sudah sambangi keluarga korban meninggal dunia di Pelauw, dan sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas dan melakukan mediasi guna meredam emosi masyarakat yang bertikai,” ujar Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH.,M.Hum
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komusi I Jantje Wenno. Ia mengaku Kapolda dan Pangdam Pattimura terus bekerja keras untuk merajut perdamaian di Maluku.
Lanjut di kolom komentar..








