sergap TKP – DHARMASRAYA
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dharmasraya meraih dua penghargaan dari Polda Sumbar. pada Rabu (20/8/2025).
Penghargaan pertama ialah peringkat pertama penurunan angka kecelakaan lalu lintas semester I 2025.
Penghargaan kedua ialah peringkat pertama pendorong terwujudnya taman lalu lintas.
Kepala Satlantas Polres Dharmasraya, AKP Zamrinaldi, mengatakan bahwa pihaknya berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan di kabupaten itu pada semester I 2025, yaitu 30 kasus kecelakaan hingga Juni. Hingga Agustus ini saja, katanya, angka kecelakaan lalu lintas di Dharmasraya sebanyak 43 kasus.
“Angka itu jauh lebih sedikit daripada angka kecelakaan lalu lintas pada 2023 dan 2024. Pada 2023 terdapat 163 kasus, sedangkan pada 2024 terdapat 96 kasus kecelakaan di Dharmasraya,” ujar Zamrinaldi kepada Sumbarkita.
Zamrinaldi menceritakan bahwa ketika baru menjadi Kepala Satlantas Polres Dharmasraya pada 2024, ia melihat angka kecelakaan lalu lintas di kabupaten itu cukup tinggi. Ia lalu menyusun strategi dan membuat terobosan kreatif untuk menurunkan angka tersebut. Pertama, ia memberlakukan pembatasn operasi kendaraan sumbu tiga ke atas alias truk tronton pada jam sibuk pada pagi hari, seperti jam masuk kantor dan masuk sekolah, yaitu pukul 7.00 WIB sampai pukul 8.00 WIB, dan pada jam sibuk pada sore hari, seperti jam pulang kantor, yaitu pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
“Truk tronton yang paling banyak melintas di Dharmasraya ialah truk pengangkut CPO sawit, truk TBS (tandan buah segar) sawit, dan truk batu bara. Truk-truk tersebut melintas di jalan nasional, salah satu jalan tempat kecelakaan lalu lintas paling sering terjadi di Dharmasraya selain jalan kabupaten. Karena itu, diberlakukan pembatasan operasi truk-truk itu pada jam sibuk untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” tutur Zamrinaldi.







