sergap TKP – BANDUNG
Mako Korpasgat, Kepala Staf Korps Pasukan Gerak Cepat Marsekal Muda TNI Anis Nurwahyudi, menghadiri Sidang Penentuan Akhir (Panda) Tingkat Pusat Penyediaan Tamtama PK TNI Angkatan Udara Gelombang III/A-91 Tahun Anggaran 2025. Sidang penting ini dihadiri di Gedung Wiriadinata, Lanud Sulaiman, Kab. Bandung, Kamis (02/10/2025).
Kehadiran Kas Korpasgat dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Aspers KASAU tersebut, menunjukkan komitmen Korpasgat untuk memastikan bahwa calon-calon prajurit Tamtama yang akan didistribusikan ke satuan-satuan elit TNI AU, khususnya Pasukan Gerak Cepat, memiliki kualitas fisik, mental, dan intelektual yang terbaik.
Sidang Penentuan Akhir ini merupakan puncak dari rangkaian panjang proses seleksi yang telah berlangsung ketat di seluruh jajaran daerah selama beberapa bulan terakhir.
Ribuan pendaftaran telah disaring berdasarkan berbagai aspek, mulai dari kesehatan, kesehatan jasmani, psikologi, hingga penelitian personel (litpers).
Dalam laporannya, Aspers Kasau Marsekal Muda TNI Yostariza, S.E., M.Tr.Opsla., menjelaskan bahwa jumlah peserta yang masuk ke tahap Panda Pusat adalah mereka yang benar-benar unggul dari seleksi tingkat daerah.
“TNI Angkatan Udara, dan khususnya Korps Pasukan Gerak Cepat, membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan teknologi alutsista modern serta siap menghadapi tantangan di medan operasi yang dinamis,” ujar Aspers KASAU saat membuka Sidang Paripurna.
Kas Korpasgat Marsekal Muda TNI Anis Nurwahyudi dalam kesempatan tersebut memberikan penekanan khusus mengenai kriteria Tamtama yang akan direkrut.
Mengingat sebagian besar lulusan Tamtama PK akan menjadi tulang punggung operasional di lapangan, terutama dalam mendukung spesialis misi-misi Korpasgat, standar rekrutmen tidak boleh diturunkan.
Beliau menambahkan bahwa tantangan masa depan TNI AU semakin kompleks, menuntut prajurit Tamtama memiliki kecakapan multi-bidang, bukan hanya sekedar fisik prima.






