Terkait Pelecehan di RS NH, Polda Jatim Temukan Adanya Dugaan Kasus Serupa

oleh -
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera

sergap TKP – SURABAYA

Pasca viralnya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan salah seorang perawat berinisial J kepada salah seorang pasien berinisial W di Rumah Sakit (RS) National Hospital Surabaya beberapa waktu lalu. Polda Jatim kembali menemukan adanya dugaan kasus serupa yang terjadi di Rumah Sakit tersebut.

Dugaan pelecehan serupa tersebut dijelaskan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera terjadi pada salah seorang calon perawat. “Di tahun 2017 bulan Agustus ada pelaporan di Polda Jatim, seorang calon perawat di Rumah Sakit National Hospital Surabaya melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dokter terhadapnya,” jelas Kabid Humas, Jum’at (26/1/2018).

Dalam kasus tersebut pelapor mengaku telah mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah seorang oknum dokter berinisial R. “Kasusnya, perawat yang akan masuk dilakukan perabaan pada organ tertentu sekaligus melepas pakaian. Perabaan menyangkut sensitifitas korban dan menurut pelapor hanya dia,” ucap Barung Mangera.

Untuk itu pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan melakukan pemanggilan terhadap saksi kunci, saksi pendukung, dan terlapor. Selain itu pihaknya juga akan meminta keterangan RS NH terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) perekrutan seorang perawat yang dilakukan oleh dokter laki-laki.

Sementara itu terkait kasus yang melibatkan oknum perawat berinisial J, pihaknya juga telah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka. “Tersangka J sudah didapatkan. Polrestabes juga sudah menetapkan J sebagai tersangka,” ujarnya.