sergap TKP – SAMPANG
Pasca pengungkapan kasus sindikat jaringan pengedar narkoba di Sokabanah, Sampang, Kepolisian Resor (Polres) Sampang saat ini masih mendalami dugaan kemungkinan keterlibatan anggotanya terkait kasus tersebut.
Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatakan, terhadap sejumlah oknum polisi yang diduga terlibat sampai kini masih tahap dimintai keterangan dan penyelidikan.
“Penyelidikan terhadap anggota Polres Sampang yang diduga terlibat peredaran narkoba Sokobanah, diambil sama propam dan telah dilakukan tes urine. Memang ada dua yang positif, keterlibatannya sampai dimana kita belum tau, kita sedang mendalami,” ujar AKBP Budhi Wardiman. Jum’at, (02/8/2019).
Menurut AKBP Budhi Wardiman, dari 3 oknum anggota polisi yang di tes urine oleh Satgas, 2 diantaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba.
Maka dari itu jika oknum anggota polisi tersebut nantinya memang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba, maka pihaknya akan memperoses sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Jika nantinya ia benar – benar terlibat, maka kami akan proses sesuai aturan yang berlaku,” Tegas AKBP Budhi.
Untuk diketahui, Polda Jatim bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) yang beranggotakan kepolisian, Tentara Nasional Indonesia dan Bea Cukai berhasil membongkar kasus sindikat jaringan pengedar narkoba Sokobanah, Sampang.
Dari pengungkapan kasus tersebut, petugas Satgas juga mengamankan narkoba jenis sabu sebanyak kurang lebih 50 kilogram, serta memeriksa 3 oknum anggota polisi yang saat itu berada di Sokabanah, Sampang.






