sergap TKP – SURABAYA
Jelang kunjungan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Aziz, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Surabaya, Rabu (18/12).
“Saya ke sini itu untuk menyiapkan dalam rangka nanti kunjungan Panglima TNI dan Kapolri,” ujar Pangdam.
Selain pengamanan kunjungan Panglima TNI dan Kapolri, pihaknya juga telah menyiagakan sejumlah personel guna mengamankan libur hari raya Natal dan Tahun Baru 2020.
“Untuk TNI sendiri menyiagakan untuk membantu Polda. Khusus kami menerjunkan personil 5.200 seluruh Jawa Timur. Penggunaannya atas permintaan,” ungkap Wisnoe.
Pada kesempatan yang sama, Kabid Karasulan Umum dan Koordinator Keamanan Gereja SMTB, FX Ping Teja menyatakan pihaknya telah menetapkan standar pengamanan untuk mencegah aksi teror seperti tahun lalu.
Untuk itu bakal diberlakukan pembatasan akses masuk saat Misa Natal. “Jadi nanti hanya dua akses yang kami buka. Kita akan ada sekitar 7.000 orang. Cuma karena malam natal itu hanya dua kali misa jadi banyak yang datang. Kalau minggu-minggu biasa kan lima kali misa,” jelasnya.
Tidak hanya pembatasan akses masuk, pihak Gereja SMTB juga bakal menyiapkan upaya antisipasi dini melalui alat detektor alat peledak atau senjata api yang masuk dalam gereja.







