BNN Kota Surabaya, Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Lapas

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

BNN Kota Surabaya berhasil mengungkap dan menangkap 4 (empat) tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika jaringan Lapas, beserta barang bukti sabu seberat 115,58 gram.

“Keempat pelaku itu, diamankan dari beberapa lokasi dan waktu yang berbeda,” kata Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Kartono., SH., M.Hum. Senin (24/2/2020).

Keempat pelaku yang berhasil ditangkap tersebut masing-masing berinisial, IW (25) warga Jl. Krembangan Surabaya, MH (40), warga Jl. Karang Tembok Surabaya, DAT (34), warga Jl. Keputran Kejambon Surabaya, dan HI (24) warga  Jl. Keputran Kejambon Surabaya.

Kepala BNN Kota Surabaya mengatakan, dalam menjalankan bisnis haram tersebut, keempat tersangka sebagian ada yang menjadi kurir dan pengedar, tapi rata-rata adalah kurir.

“Awalnya kami mengamankan satu tersangka dengan barang bukti satu gram. Kemudian kita kembangkan lagi dapat empat gram, dikembangkan lagi dapat sembila gram dan terakhir dengan TKP Surabaya sampai satu ons,” ujar AKBP Kartono.

AKBP Kartono mengungkapkan, setelah dilakukan penyelidikan ternyata rantai peredaran sabu tersebut dikendalikan dari salah satu lapas di Jawa Timur. Modusnya, para tersangka menggunakan sistim ranjau baik pengambilan barang maupun untuk pendistribusian barang.

“Untuk pengembangan, kami saat ini masih berkoordinasi dengan pihak lapas, karena alat komunikasi sementara di lapas belum ditemukan,” terang AKBP Kartono.

Atas perbuatannya, Keempat tersangka yakni, IW, MH, DAT dan HI terancam dijerat pasal 114 ayat 2, dan atau pasal 112 ayat 2, dan atau 132 ayat 1 UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika.