Paslon Suhandoyo-Astiti Ingin Bebaskan Stunting di Lamongan

oleh -

sergap TKP – LAMONGAN

Tingginya angka stunting di Kabupaten Lamongan yang mencapai 9,57 persen ternyata mendapat perhatian serius dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan nomor urut 1, Suhandoyo-Astiti Suwarni.

Upaya menekan dan optimis membebaskan angka stunting di Lamongan menjadi salah satu program yang bakal direalisasikan pasangan ini apabila terpilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan pada 9 Desember mendatang.

Salah satu langkah yang bakal ditempuh adalah dengan penambahan anggaran yang dapat dikelola oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lamongan untuk menekan angka stunting.

“Yang mengelola anggaran untuk penurunan stunting ada Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Insya Allah jika terpilih, kita wajib berupaya menekan angka stunting,” ucap Astiti.

Selain itu pelayanan kesehatan juga menjadi fokus yang ingin dibenahi, salah satunya adalah dengan membangun sejumlah fasilitas kesehatan seperti penataan ruang tunggu sampai ruang operasi.

“Kita akan lakukan berbagai upaya untuk membangun beberapa fasilitas kesehatan, agar masyarakat terasa nyaman saat di rumah sakit, misal seperti penataan ruang tunggu pasien yang didesain agar nyaman, penataan taman, ruang observasi, isolasi, operasi dan lain sebagainya,” terangnya.

Masih berkaitan dengan kesehatan, Paslon Suhandoyo-Astiti juga menyiapkan inovasi untuk pelayanan BPJS untuk meminimalisir pelayanan tatap muka guna menanggulangi penyebaran Covid-19 dan memudahkan pelayanannya.

“Sudah kami susun program terkait layanan BPJS Kesehatan, hanya saja mekanismenya perlu dibahas lebih lanjut dengan dinas terkait dan DPRD Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.