Periksa 215.977 Kendaraan, 21 Orang Reaktif

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Forkopimda Jatim telah mengimbau agar seluruh masyarakat bisa mematuhi dan mengikuti protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19 yang saat ini telah bermutasi menjadi beberapa varian.

Selain itu, dikatakan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta Karo Karo masyarakat yang mengunjungi tempat wisata dan pengelola telah diimbau untuk menerapkan prokes ketat. “Masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat tersebut, tetap menggunakan masker, kemudian mematuhi apa yang sudah ditetapkan pengelola,” ujarnya, Sabtu (15/5/2021).

Selain itu, Kapolda juga menekankan pada petugas yang tengah bertugas untuk melengkapi sarana prasarana, seperti thermo gun, tempat cuci tangan, dan berkoordinasi dengan satgas.

“Apabila ditemukan orang yang suhu badannya naik, supaya dilakukan tindak lanjut, apabila nanti di tes dan ternyata reaktif bisa ditindaklanjuti ke rumah sakit yang sudah dirujuk,” sambungnya.

Pihaknya bersama Forkopimda Jatim juga telah melakukan penyekatan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap ratusan ribu kendaraan serta random rapid test yang hasilnya terdapat 21 orang yang dinyatakan reaktif dan positif.

“Kami telah melakukan beberapa kegiatan yaitu penyekatan terhadap kendaraan yang hendak melakukan perjalanan luar kota maupun luar provinsi, diantaranya ada 215.997 kendaraan yang telah diperiksa. Dari 215.997 tadi yang sudah diputar balik ada 43.665, sedangkan yang dilakukan swab antigen secara acak, ada 3.197, dan yang sudah dilaksanakan swab secara acak itu ada 21 yang reaktif dan positif. Sehingga dilakukan perawatan,” ujar Irjen Nico Afinta.

Untuk itu pihaknya mengimbau seluruh pihak yang kembali dari mudik untuk melengkapi dirinya dengan surat keterangan bebas covid, surat tugas dari instansi di mana mereka bekerja serta kelengkapan surat RT-RW untuk pribadi.

“Lalu kami memohon kepada seluruh masyarakat tetap waspada karena di sekitar kita covid masih berada dan tentunya ada juga varian baru yaitu B1617 yang dari India itu perlu kita waspadai, karena sifatnya lebih cepat dan lebih melemahkan kita, sehingga perlu waspada. Sekali lagi saya himbau kepada masyarakat, ayo patuh, jaga diri, jaga keluarga, jaga negara,” pungkasnya.