Tiga Tahun Bom Gereja, Forum Rumah Bersama Surabaya Ajak Perempuan Lawan Radikalisme

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Forum Rumah Bersama Surabaya mengajak perempuan untuk berani melawan ideologi radikalisme dalam peringatan tiga tahun bom gereja di Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya, Senin (10/5/2021).

Salah satu anggota Forum Rumah Bersama Surabaya, Wiwik Endahwati mengatakan bahwa perempuan dan anak-anak seringkali dijadikan objek untuk melakukan gerakan tak bertanggung jawab.

“Perempuan harus menginspirasi. Sejak peristiwa bom gereja di Surabaya tahun 2018, perempuan dan anak-anak semakin sering dilibatkan dalam aksi teror. Mereka ini adalah korban,” ujarnya.

Sekretaris Fatayat Nahdlatul Ulama Jawa Timur ini juga mengajak kaum perempuan untuk menjadi duta perdamaian. “Kenapa perempuan, karena perempuan apalagi muslim saat peristiwa teror mereka adalah korban. Perempuan tidak sejahat itu. Perempuan harus menjadi agen perubahan,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Paroki Santa Maria Tak Bercela Romo Alexius Kurdo Irianto mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menyambut baik kegiatan lintas agama semacam ini.

“Saya senang, kegiatan seperti ini mulai muncul. Perlu didukung, jangan diremehkan. Karena kalau tidak, tidak ada momen. Ada emak-emak membuat rumah kebangsaan ini bagus,” ucap Romo Kurdo.

Bahkan Romo Kurdo juga mengungkapkan ketertarikannta untuk bergabung dalam forum semacam ini kedepannya. “Saya hanya tuan rumah yang dikunjungi. Mungkin ke depan saya akan bergabung. Saya cukup puas. Yang penting ada momen yang digemakan,” pungkasnya.